Road to Final UEFA Conference League: Real Betis

Di musim penuh dinamika Eropa, Real Betis tampil mengejutkan sebagai salah satu finalis UEFA Conference League 2025. Mereka bersiap menghadapi Chelsea di partai puncak yang akan digelar pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 02.00 WIB.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 28 Mei 2025, 09:12 WIB
Manajer tim Real Betis, Manuel Pellegrini memberi instruksi kepada pemainnya saat melawan Real Madrid dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-33 di Alfredo Di Stefano Stadium, Madrid, Sabtu (24/4/2021). Real Betis bermain imbang 0-0 dengan Real Madrid. (AP/Bernat Armangue)

Liputan6.com, Jakarta Di musim penuh dinamika Eropa, Real Betis tampil mengejutkan sebagai salah satu finalis UEFA Conference League 2025.

Klub asal Andalusia ini tidak dijagokan sejak awal, namun mampu melewati berbagai rintangan dengan karakter tangguh dan permainan efektif. Kini, mereka bersiap menghadapi Chelsea di partai puncak yang akan digelar pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 02.00 WIB.

Final ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kesempatan pertama Betis untuk meraih trofi Eropa. Dengan semangat dan strategi dari Manuel Pellegrini, mereka melangkah ke laga krusial di Stadion Miejski, Wroclaw, Polandia. Laga kontra Chelsea dipastikan menjadi ujian berat, namun juga panggung besar untuk menorehkan prestasi baru.

Perjalanan mereka tidaklah mudah. Betis harus melewati fase grup yang sulit, babak play-off ketat, hingga mengalahkan tim-tim tangguh di fase gugur. Semua itu terbayar dengan satu tiket menuju final—tiket yang penuh dengan cerita, perjuangan, dan kebanggaan.


Fase Liga: Tertatih Tapi Tetap Bertahan

Hasil tersebut cukup membawa Antony dkk melaju ke partai final karena unggul agregat dengan skor 4-3. (Marco Bucco/LaPresse via AP)

Fase Liga Conference League menjadi awal yang tidak sempurna bagi Real Betis. Mereka langsung dibekuk Legia Warszawa 0-1, lalu hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu FC Copenhagen. Butuh waktu bagi skuad Pellegrini untuk menemukan bentuk terbaiknya.

Mereka akhirnya mencatat kemenangan penting saat menjamu Celje dengan skor 2-1. Namun hasil itu belum cukup konsisten karena mereka kembali kalah 1-2 dari Mlada Boleslav, memperumit posisi mereka di klasemen grup.

Dua laga terakhir menjadi krusial, dan Betis tampil solid dengan dua kemenangan tipis: 1-0 atas Petrocub di laga tandang, serta 1-0 melawan HJK di kandang. Hasil itu cukup untuk membawa mereka melangkah ke babak knockout play-off.


Knockout Play-Off: Menyingkirkan Gent dengan Efisien

Isco benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid saat melawan Real Betis pada pekan ke-26 La Liga di Stadion Benito Villamarin, Minggu (2/3/2025) dini hari WIB. (AFP/Cristina Quicler)

Di fase play-off, Real Betis bertemu Gent dari Belgia. Betis tampil luar biasa di leg pertama, menang meyakinkan 3-0 di kandang lawan. Efektivitas serangan dan lini tengah yang dominan menjadi kunci di pertandingan itu.

Meski kalah 0-1 di leg kedua yang berlangsung di Sevilla, agregat 3-1 sudah cukup mengamankan langkah mereka ke babak 16 besar. Kekalahan itu tidak mengubah arah cerita besar yang mulai ditulis Betis di turnamen ini.

Lanjut Baca:

Babak play-off menjadi momen penting untuk menghidupkan kembali kepercayaan diri tim. Betis membuktikan bahwa mereka mampu tampil tangguh saat dibutuhkan, terutama di laga-laga tandang yang krusial.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya