Bruno Fernandes Diberi Ultimatum 72 Jam untuk Tentukan Masa Depan di Manchester United

Spekulasi mengenai masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kini memasuki babak baru. Gelandang asal Portugal itu dikabarkan hanya memiliki waktu 72 jam untuk memutuskan apakah ia akan bertahan di Old Trafford atau menerima tawaran fantastis dari klub Arab Saudi, Al Hilal.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 28 Mei 2025, 04:21 WIB
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 melawan Lyon di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta Spekulasi mengenai masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kini memasuki babak baru. Gelandang asal Portugal itu dikabarkan hanya memiliki waktu 72 jam untuk memutuskan apakah ia akan bertahan di Old Trafford atau menerima tawaran fantastis dari klub Arab Saudi, Al Hilal.

Menurut laporan eksklusif Mail Online, Al Hilal telah mengajukan tawaran terakhir berupa kontrak tiga tahun senilai total £200 juta — atau sekitar Rp4 triliun.

Tawaran tersebut mencakup gaji bebas pajak sebesar £700 ribu per pekan, angka yang secara drastis melampaui penghasilan Fernandes saat ini di United.

Negosiasi antara pihak Fernandes dan Al Hilal dikabarkan telah berlangsung beberapa waktu, namun klub yang bermarkas di Riyadh itu kini memberikan batas waktu yang ketat: ambil atau tinggalkan.


Sinyal Bruno Fernandes

Bruno Fernandes berjalan melewati trofi Liga Europa usai laga Tottenham vs Manchester United di San Mames, Kamis (22/5/2025). (AP Photo/Bernat Armangue)

Situasi ini muncul di tengah krisis performa yang melanda Manchester United. Musim ini dianggap sebagai salah satu musim terburuk dalam sejarah klub, di mana mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 2015.

Kondisi keuangan klub pun tengah limbung, memaksa manajemen mempertimbangkan langkah-langkah ekstrem termasuk menjual pemain bintang.

Fernandes sendiri sempat memberi sinyal terbuka soal kemungkinan hengkang usai kekalahan di Liga Europa. Dalam wawancara usai laga, ia menyatakan, “Jika klub merasa ini saatnya berpisah demi mendapatkan pemasukan, maka saya bisa menerimanya.”


Sikap Ruben Amorim

Ekspresi Ruben Amorim usai Manchester United kalah dari Tottenham di final Liga Europa 2024/2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Namun, pelatih United Ruben Amorim menegaskan bahwa Fernandes masih merupakan sosok sentral dalam proyek tim.

"Bruno sangat penting bagi kami, baik dari sisi permainan maupun kepemimpinan. Dia adalah kapten dan selalu mengambil tanggung jawab di saat-saat sulit," ujar Amorim dalam konferensi pers terbaru.

Sementara itu, Fernandes tengah menjalani tur pasca-musim bersama skuad United ke Malaysia dan Hong Kong. Namun, belum ada kepastian apakah turnya ini akan menjadi momen perpisahan sang kapten dengan para penggemar Asia.


Langkah Manchester United

Gelandang Brasil Manchester United Casemiro memeluk gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia mencetak gol pertama tim selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024.Paul ELLIS / AFP

Tak hanya Fernandes, sejumlah pemain lain juga disebut-sebut akan dilepas musim panas ini. Nama Alejandro Garnacho muncul ke permukaan setelah pemain muda asal Argentina itu tidak dimasukkan dalam skuad pada laga penutup musim kontra Aston Villa.

Garnacho dan beberapa nama lain seperti Andre Onana dikabarkan masuk daftar jual sebagai bagian dari upaya restrukturisasi keuangan klub.

Di sisi lain, manajemen Setan Merah juga mulai bergerak untuk memperkuat skuad. Mereka dikabarkan tengah merampungkan transfer striker Ipswich Town, Liam Delap, dengan menebus klausul rilis senilai £30 juta.

Selain itu, pemain Wolves, Matheus Cunha, juga masuk radar setelah tampil impresif musim ini. United dikabarkan siap mengaktifkan klausul pelepasan Cunha senilai £62,5 juta.

Sumber: Daily Mail

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya