Kolaborasi Jadi Kunci Menjamin Hak Hidup Sehat dan Optimal

Ia mengajak masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan untuk bersinergi dan mengambil peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi di masyarakat

oleh Panji PrayitnoDiperbarui 27 Mei 2025, 14:56 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih. (ist)

Liputan6.com, Bengkulu Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih mengatakan kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam upaya menjamin hak hidup sehat dan optimal bagi warga khususnya anak.

Oleh karena itu, katanya, makan bergizi gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis dalam pemerintah Prabowo - Gibran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Di karenakan masih tingginya angka malnutrisi dan stunting di Indonesia, termasuk yang terjadi di Bengkulu, kasus gizi buruk akan berdampak pada prestasi dan kesehatan jangka panjang, untuk itu negara harus hadir menjamin hak anak untuk hidup sehat dan tumbuh optimal,” papar Eko Kurnia Ningsih saat sosialisasi MBG di Bengkulu, Sabtu (24/5/2025).

Ia mengajak masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan untuk bersinergi dan mengambil peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi di masyarakat khususnya Kota Bengkulu.

Sementara itu, perwakilan badan gizi nasional (BGN) Mochamad Halim menjelaskan, pihaknya akan bekerja keras agar dapat menurunkan angka stunting yang terjadi di Bengkulu. Untuk itu, BGN membutuhkan dorongan dan sinergi dari pihak-pihak terkait untuk menjalankan program MBG agar berjalan dengan optimal.

“Semua pihak harus berperan aktif seperti sekolah, orang tua, pemerintah daerah melibatkan UMKM lokal dalam penyediaan makanan bergizi untuk mewujudkan generasi Bengkulu yang sehat, cerdas, dan tangguh Mari kita pastikan tidak ada anak yang belajar dalam keadaan lapar,” jelas Halim.

Kemudahan Akses

Ia menjelaskan, tujuan Program MBG yakni agar dapat memberikan akses makan bergizi kepada anak usia sekolah, ibu hami dan menyusui juga balita. MBG juga dirancang untuk menekan angka stunting dan gizi buruk yang terjadi di masyarakat.

“Harapan dengan diadakannya program makan bergizi gratis ini, yaitu Peningkatann akses makanan bergizi, peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan pola makan sehat menuju indonesia EMAS di tahun 2045,” tutup Halim.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya