Moises Caicedo Samai Rekor Frank Lampard: 38 Laga Penuh dalam Semusim

Moises Caicedo mencatatkan prestasi gemilang bersama Chelsea dengan menjadi gelandang tengah pertama sejak Frank Lampard yang tampil sebagai starter dalam seluruh 38 pertandingan Premier League dalam satu musim.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 27 Mei 2025, 13:34 WIB
Momen striker Tottenham Hotspur, Pape Sarr dianggap melanggar gelandang Chelsea, Moises Caicedo, sebelum mencetak gol yang akhirnya dianulir oleh wasit dalam laga pekan ke-30 Premier League di Stamford Bridge, Jumat (4/4/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Moises Caicedo mencatatkan prestasi gemilang bersama Chelsea dengan menjadi gelandang tengah pertama sejak Frank Lampard yang tampil sebagai starter dalam seluruh 38 pertandingan Premier League dalam satu musim. Pencapaian ini menegaskan peran vital Caicedo dalam skuad The Blues sepanjang musim 2024/2025.

Sejak bergabung dari Brighton, Caicedo langsung menjadi andalan di lini tengah Chelsea. Konsistensinya dalam menjaga ritme permainan dan kontribusi defensifnya membuatnya tak tergantikan di bawah asuhan pelatih Enzo Maresca.

Dengan total 3.356 menit bermain di liga musim ini, Caicedo menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa, mengingat intensitas dan jadwal padat kompetisi Premier League.


Kontribusi Caicedo dalam Skuad Chelsea Musim 2024/25

Moises Caicedo (tengah) mencoba memepertahankan bola dari rebutan Curtis Jones saat Liverpool bertanding melawan Chelsea di pekan ke delapan Premier League 2024/2025 di Anfield, Minggu (20/10/2024) malam WIB. (Jon Super/AP)

Selain mencatatkan kehadiran penuh di liga, Caicedo juga memberikan kontribusi signifikan dalam hal statistik individu. Ia mencetak satu gol dan empat assist di Premier League musim ini, serta menunjukkan performa defensif yang solid dengan jumlah tekel dan intersep yang tinggi.

Performa impresif Caicedo membantu Chelsea mengamankan posisi keempat di klasemen akhir, memastikan kembalinya klub ke Liga Champions setelah absen dua musim. Peran Caicedo sebagai jangkar di lini tengah menjadi kunci stabilitas permainan tim sepanjang musim.

Kombinasi antara kemampuan bertahan dan distribusi bola yang efektif menjadikan Caicedo sebagai salah satu gelandang terbaik di liga musim ini.


Menyamai Jejak Legenda: Lampard dan Caicedo

Gelandang Chelsea asal Ekuador Moises Caicedo (kiri) merayakan setelah mencetak gol penyeimbang selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024.Paul ELLIS / AFP

Frank Lampard yang terakhir kali mencatatkan 38 penampilan sebagai starter dalam semusim pada 2004/2005, dikenal sebagai ikon Chelsea dengan kontribusi gol dan assist yang luar biasa dari lini tengah. Kini, dua dekade kemudian, Caicedo mengikuti jejak tersebut dengan caranya sendiri.

Meskipun peran dan gaya bermain keduanya berbeda—Lampard lebih ofensif sementara Caicedo lebih defensif—keduanya menunjukkan dedikasi dan konsistensi yang tinggi dalam membela panji The Blues.

Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, Caicedo memiliki potensi untuk terus menorehkan prestasi dan mungkin suatu hari nanti menyamai atau bahkan melampaui pencapaian Lampard di Chelsea.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya