Liputan6.com, Jakarta Lagu "Timur" merupakan salah satu karya dari band The Adams yang berada di album Agterplass. Dirilis pada tahun 2019 dan menjadi salah satu lagu favorit di kalangan pendengarnya.
Lagu ini ditulis oleh Ario Hendrawan, yang juga berperan sebagai produser, dibantu oleh Hasief Ardiansyah dan Pandu Fathoni. "Timur" lahir sebagai bentuk ungkapan cinta dan haru atas kelahiran putra Ario, yang kemudian namanya diabadikan sebagai judul lagu tersebut.
Advertisement
Musik dalam lagu "Timur" hadir lewat sentuhan khas indie pop yang hangat dan penuh makna, dipadukan dengan lirik yang menyentuh. Komposisi ini membuat lagu tersebut mampu menangkap emosi para pendengarnya dan menjadi salah satu andalan setiap kali The Adams tampil di atas panggung.
Lirik Lagu Timur
[Verse 1]
Masa depan kadang menakutkan
Penuh dengan ketidakpastian
Lebih mudah jika tak dipikirkan
Kita bisa membuat rencana
Untuk sekian tahun ke depan
Tapi percuma jika selesai di tengah jalan
[Chorus]
Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
Saat aku dan kamu bicara
Tentang harapan dan cita-cita
Semua yang kita damba
Akan terasa seperti
Amat nyata
[Verse 2]
Kadang kita takkan mendapatkan
Yang diinginkan dan dimimpikan
Semua usaha hanya sia-sia
[Chorus]
Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
Saat aku dan kamu bicara
Tentang harapan dan cita-cita
Semua yang kita damba
Akan terasa seperti
Amat nyata (Nyata)
[Instrumental]
[Bridge]
Aku tak bisa menjanjikan surga
Atau bahagia untuk selamanya
Tetapi jika engkau terus percaya
Pasti akan ada jalan
[Chorus]
Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
[Outro]
Dan di hariku yang paling gelap
Semoga aku akan mengingat
Bahwa ini sementara
Dan akan segera pergi
Dengan cepat
Bicara Soal Harapan di Masa Depan
Lagu "Timur" secara lirik bisa digambarkan perihal kegelisahan tentang masa depan yang tidak pasti. Namun bagi sang pencipta, yakni Ario Hendrawan, walaupun lagu tersebut bersifat personal, "Timur" memberikan ia arah dan makna hidup yang lebih nyata.