Segera Debut di FTSE Global Equity Index Series Periode Juni, Saham DAAZ dan AADI Kompak Menguat

FTSE Russell mengumumkan hasil review kuartalan FTSE Global Equity Index Series untuk periode Juni 2025.

oleh Pipit Ika RamadhaniDiterbitkan 26 Mei 2025, 17:37 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta FTSE Russell mengumumkan hasil review kuartalan FTSE Global Equity Index Series untuk periode Juni 2025. Dalam daftar terbarunya, ada dua saham asal Indonesia yang masuk dalam FTSE Global Equity Index kali ini, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).

Menyusul pengumuman itu, saham DAAZ dan AADI kompak menguat pada perdagangan saham awal pekan ini, Senin 26 Mei 2025. Saham DAAZ naik 4,53 persen ke posisi 4.380 saat berita ditulis. DAAZ dibuka pada posisi 4.600 dan bergerak pada rentang 4.360-4.820. Dalam sepekan, DAAZ naik 1,86 persen namun masih terkoreksi 9,32 persen sejak awal tahun atau secara year to date (YTD).

Sementara saham AADi naik 1,04 persen ke posisi 7.275. AADI dibuka pada posisi 7.325 dan bergerak pada rentang 7.250-7.625. Dalam sepekan, AADI turun 7,03 persen dan turun 11,55 persen YTD.

Saham AADI resmi masuk ke dalam daftar FTSE Global Small Cap Index berdasarkan hasil tinjauan kuartalan dari FTSE Russell. Informasi ini disampaikan dalam pengumuman resmi yang dirilis Mei 2025, dengan ketentuan bahwa perubahan akan efektif mulai Senin, 23 Juni 2025, setelah penutupan perdagangan pada Jumat, 20 Juni 2025.

 

Kapitalisasi Pasar

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Masuknya AADI ke dalam indeks global ini dilakukan setelah evaluasi yang mempertimbangkan kriteria kapitalisasi pasar dan likuiditas saham. FTSE Russell menyatakan bahwa seluruh perubahan dalam tinjauan indeks ini akan bersifat final mulai Senin, 9 Juni 2025, dan hanya dapat diubah dalam keadaan luar biasa sesuai kebijakan kalkulasi ulang yang berlaku.

AADI merupakan emiten yang bergerak di sektor energi dan pertambangan. Perusahaan ini sebelumnya tidak termasuk dalam kategori small cap dalam indeks FTSE GEIS. Dengan perubahan ini, AADI akan menjadi bagian dari kelompok saham yang dipantau oleh penyedia indeks global tersebut.

 

DAAZ Masuk FTSE Global Micro Cap Index dalam Tinjauan Kuartalan Terbaru

IHSG ditutup pada level 7.220,88. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara DAAZ masuk ke dalam FTSE Global Micro Cap Index sebagai bagian dari tinjauan kuartalan FTSE Global Equity Index Series (GEIS). Perubahan ini diumumkan bersama dengan daftar saham lainnya dan akan berlaku mulai 23 Juni 2025, pasca penutupan perdagangan pada 20 Juni 2025.

Sesuai ketentuan yang disampaikan oleh FTSE Russell, seluruh perubahan daftar ini akan bersifat final mulai 9 Juni 2025, setelah masa revisi ditutup pada 6 Juni 2025. DAAZ adalah emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan beroperasi di sektor pertambangan. Ini merupakan kali pertama saham DAAZ masuk dalam daftar indeks FTSE Global Equity Index Series, khususnya pada segmen micro cap.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya