Lirik Lagu Taruh Nadin Amizah dan Maknanya yang Menyentuh Hati

Simak, makna lagu "Taruh" Nadin Amizah, beserta makna lagu-nya.

oleh Siti Naila AdzkhiaDiterbitkan 24 Mei 2025, 07:00 WIB
Penyanyi muda asal Indonesia ini konsisten membawakan gaya ethereal yang begitu memikat, lembut, dreamy, dan seolah berasal dari dunia dongeng. [@cakecaine].

Liputan6.com, Jakarta Nadin Amizah adalah sosok musisi muda yang sukses mengubah kerentanan menjadi kekuatan. Lahir pada tahun 2000, ia dikenal karena gaya musiknya yang puitis, melankolis, dan penuh dengan renungan. Lirik-lirik yang ia tulis kerap terasa sangat personal membawa pendengar ke dalam ruang sunyi yang akrab dengan luka, tetapi tetap memberi ruang bagi harapan.

Salah satu karya Nadin yang paling menyentuh hati adalah lagu “Taruh.” Lagu ini menjadi bagian dari album Selamat Ulang Tahun yang dirilis pada 2020. Dalam “Taruh”, Nadin membingkai cinta bukan sebagai kisah manis, melainkan perjalanan penuh pertanyaan, trauma, dan ketakutan yang masih melekat dari masa lalu.

Lagu ini tidak hanya mengangkat persoalan hubungan yang tidak pasti, tetapi juga refleksi mendalam tentang bagaimana pengalaman masa kecil bisa memengaruhi cara seseorang mencintai. Baris seperti “Kupelajari sedari kecil” diulang beberapa kali dalam lagu menegaskan bahwa luka emosional sejak dini membentuk cara pandang terhadap kasih sayang.

Namun meskipun penuh keraguan, Nadin menyelipkan optimisme tipis namun tulus “Aku punya harapan untuk kita.” Inilah kekuatan “Taruh” ia tidak memaksa pendengarnya untuk percaya pada akhir yang bahagia, tetapi membisikkan bahwa mungkin, masih ada ruang untuk mempercayai cinta lagi.

Nadin gemar mengenakan busana berbahan organza, tulle, chiffon, dan satin yang flowy dan ringan. Gaun dengan lapisan-lapisan tipis, rok mengembang, atau blus bertekstur transparan sering menjadi pilihannya. [@cakecaine].

Lirik Lengkap Lagu “Taruh” - Nadin Amizah

Ku sudah tahu dari awal

Mencintai bukan perkara kebal

Jauh dari kata mudah dan asal

Kupelajari sedari kecil

Berteriak di atas tenggorokan

Hujan serapah dan makian

Hancur lebih mudah dari bertahan

Kupelajari sedari kecil

Dan dari situ cara pandangku

Melihat cinta berwarna keruh

Seperti bertaruh apa kau dan aku

Akan jadi sama seperti itu

Aku punya harapan untuk kita

Yang masih kecil di mata semua

Walau takut kadang menyebalkan

Tapi sepanjang hidup 'kan kuhabiskan

Walau tak terdengar masuk akal

Bagi mereka yang tak percaya

Tapi kita punya kita

Lanjut Baca:

Yang akan melawan dunia Aku sudah tahu dari awal Rasa takut masih kugenggam nyaman Cinta dan jenisnya seperti seram Kupelajari sedari kecil Dan dari situ cara pandangku Melihat cinta berwarna keruh Seperti bertaruh apa kau dan aku Akan jadi sama seperti itu Aku punya harapan untuk kita Yang masih kecil di mata semua Walau takut kadang menyebalkan Tapi sepanjang hidup 'kan kuhabiskan Walau tak terdengar masuk akal Bagi mereka yang tak percaya Tapi kita punya kita Yang akan melawan dunia Du-du-du-du Ta-ra-la-la-la-la Du-du-du-du Ha-ah-ah-ah-ah

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya