Ketika Indonesia Terlibat dalam Penentuan Scudetto dan Degradasi Serie A 2024/2025

Serie A 2024/2025 mencapai klimaksnya pada pekan ini, dengan Indonesia akan terlinat dalam penentuan scudetto dan degradasi

oleh Asad ArifinDiperbarui 23 Mei 2025, 10:40 WIB
Dengan perbedaan peringkat yang begitu jauh, Como 1907 mampu mengejutkan Inter Milan. Como mampu membuat Inter Milan kesulitan mengembangkan variasi serangan. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta Serie A 2024/2025 mencapai klimaksnya pada pekan ini. Pekan ke-34, yang menjadi penutup kompetisi, menjanjikan drama besar dan Indonesia akan terlibat secara intens pada momen-momen yang paling menentukan.

Bukan hanya karena persaingan gelar juara atau scudetto dan degradasi yang belum tuntas, tetapi juga karena ada aroma Indonesia yang kental dalam dua laga penentu nasib itu.

Ya, Indonesia yang selama ini dikenal lewat fanatisme sepak bolanya, kini punya peran strategis dalam konstelasi papan atas dan bawah Serie A.

Dua klub yang jadi sorotan, Como 1907 dan Venezia FC, memiliki benang merah dengan Tanah Air. Dan keduanya akan memainkan laga hidup-mati yang bisa mengguncang peta kompetisi Negeri Pizza. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini.


Como vs Inter Milan, Dua Klub dengan Unsur Indonesia

Como 1907 akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di Serie A musim 2024/2025 setelah sukses mempermalukan tuan rumah Atalanta dengan skor 3-2, Rabu (25/9/2024) dini hari WIB. (Spada/LaPresse via AP)

Tak ada yang menyangka Como akan punya peran sebesar ini. Klub yang baru promosi musim lalu kini menjadi penentu gelar juara. Lawan mereka di pekan terakhir bukan sembarang tim, Inter Milan, sang juara bertahan.

Como akan menjamu Inter Milan di Giuseppe Sinigaglia dan mereka bukan figuran. Como kini dalam performa yang sangat bagus, dengan delapan laga tanpa kekalahan. Inter Milan akan scudetto jika menang atas Como, dan pada laga lain Napoli gagal menang dari Cagliari.

Di balik performa impresif pasukan Cesc Fabegras musim ini ada tangan dingin Grup Djarum yang jadi pemilik mayoritas sejak 2019. Di bawah kepemimpinan Sentosa Capital dan tangan-tangan dari keluarga Hartono, Como menjelma dari klub Serie C menjadi kekuatan yang disegani di Serie A.

Inter Milan juga tidak lepas dari unsur Indonesia. Sebab, beberapa tahun lalu, ada nama Erick Thohir yang pernah jadi presiden Inter Milan.


Venezia dan Jay Idzes: Misi Bertahan yang Penuh Harap

Bek Venezia asal Indonesia, Jay Idzes, berebut bola dengan penyerang Juventus asal Serbia, Dusan Vlahovic, dalam laga giornata 16 Serie A Liga Italia 2024/2025 di Allianz Stadium, Minggu (15/12/2024) dini hari WIB. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Di sisi lain klasemen, satu lagi kisah Indonesia hadir lewat sosok Jay Idzes. Bek tengah tangguh yang juga kapten Timnas Indonesia ini menjadi jangkar pertahanan Venezia dalam perjuangan mereka menghindari jurang degradasi.

Venezia berada di posisi yang sangat kritis. Mereka harus menang di laga terakhir dan berharap hasil pertandingan lain berpihak. Venezia juga harus berdoa agar Lecce dan Empoli kalah pada pekan terakhir Serie A.

Masalahnya, sebelum memikirkan hasil Lecce dan Empoli, Venezia punya tugas yang sangat berat yakni menang melawan Juventus yang kini bersaing untuk satu tiket ke Liga Champions.


Jadwal Pekan ke-38 Serie A 2024/2025

Pemain Venezia, Jay Idzes (tengah) ikut merayakan gol Alessio Zerbin ke gawang Hellas Verona dalam laga lanjutan Liga Italia 2024/2025 di Venice, Italia, Selasa (28/01/2025) dini hari WIB. (AP Photo/LaPresse/Paola Garbuio)

Sabtu, 24 Mei 2025

  • 01:45 WIB - Como vs Inter Milan
  • 01:45 WIB - Napoli vs Cagliari
  • 23:00 WIB - Bologna vs Genoa

Minggu, 25 Mei 2025

  • 01:45 WIB - AC Milan vs Monza

Senin, 26 Mei 2025

  • 01:45 WIB - Atalanta vs Parma
  • 01:45 WIB - Empoli vs Hellas Verona
  • 01:45 WIB - Lazio vs Lecce
  • 01:45 WIB - Torino vs Roma
  • 01:45 WIB - Udinese vs Fiorentina
  • 01:45 WIB - Venezia vs Juventus

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya