Top 3 News: Istana Tanggapi Nama Budi Arie Muncul di Dakwaan Sidang Kasus Judi Online Kominfo

Pihak Istana Negara menanggapi munculnya nama Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam dakwaan sidang kasus judi online yang melibatkan pegawai Kominfo, yang kini menjadi Komdigi. Itulah top 3 news hari ini.

oleh Devira PrastiwiDicky Agung PrihantoNanda Perdana PutraMuhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 21 Mei 2025, 14:44 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia untuk membahas upaya pemberantasan judi online. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Istana Negara menanggapi munculnya nama Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam dakwaan sidang kasus judi online yang melibatkan pegawai Kominfo, yang kini menjadi Komdigi. Itulah top 3 news hari ini.

Kepala PCO Hasan Nasbi menegaskan, pemerintah menghormati proses hukum. Hasan berharap masyarakat dan media terus mengawal persidangan kasus judi online yang melibatkan pegawai Kominfo tersebut. Dia yakin, majelis hakim akan mengambil keputusan terbaik dalam menuntaskan perkara tersebut.

Sementara itu, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih, karena harus dilaporkan ke pihak berwajib soal kasus tudingan ijazah palsu. Namun menurut dia, tidak ada pilihan lain kecuali melanjutkan proses hukumnya hingga ke pengadilan.

Meski sedih dan kasihan, namun menurut ayah dari Kaesang Pangarep ini, tudingan yang dialamatkan kepadanya sudah keterlaluan.

Soal peluang damai atau restoratif justice dan mediasi, Jokowi tampak sudah menutup pintu. Menurut dia, semua harus dituntaskan melalui jalur hukum.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) deklarasi dan berkomitmen untuk menjaga kondusiitas di wilayah Kota Depok.

Deklarasi dilakukan di saat Polres Metro Depok gencar menggelar operasi Berantas Jaya dan sempat menangkap sejumlah anggota ormas dan menghancurkan posko.

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengatakan, Polres Metro Depok memang mengundang pengurus ormas di Kota Depok untuk berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Metro Depok.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 20 Mei 2025:

1. Istana Tanggapi Nama Budi Arie Muncul di Dakwaan Sidang Kasus Judi Online Kominfo

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi. (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Pihak Istana Negara menanggapi munculnya nama Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam dakwaan sidang kasus judi online yang melibatkan pegawai Kominfo, yang kini menjadi Komdigi.

"Pemerintah itu menghormati proses hukum. Jadi, biarkan saja proses hukum ini berjalan. Dan kita yakin proses hukum ini akan membuka semuanya dengan terang benderang," tutur Kepala PCO Hasan Nasbi kepada wartawan, Senin 19 Mei 2025.

"Jadi, yang salah akan dibilang salah di situ. Yang tidak bersalah juga jangan dipaksakan jadi salah kan. Yang tidak bersalah juga nanti tentu akan terbukti tidak bersalah. Jadi, kita tunggu saja proses-proses seperti ini," sambungnya.

Hasan berharap masyarakat dan media terus mengawal persidangan kasus judi online yang melibatkan pegawai Kominfo tersebut. Dia yakin, majelis hakim akan mengambil keputusan terbaik dalam menuntaskan perkara tersebut.

 

Selengkapnya...

2. Jokowi: Saya Sedih Kalau Proses Hukum soal Ijazah ke Tahap Berikutnya, Saya Kasihan

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo alias Jokowi diperiksa polisi terkait kasus ijazah palsu. (radityo).

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih, karena harus dilaporkan ke pihak berwajib soal kasus ijazah palsu. Namun menurut dia, tidak ada pilihan lain kecuali melanjutkan proses hukumnya hingga ke pengadilan.

"Saya itu sebetulnya sedih kalau proses hukum mengenai ijazah ini maju lagi ke tahapan berikutnya. Saya kasihan," kata Jokowi usai diperiksa penyidik Bareksrim soal aduan ijazah palsu di Mabes Polri, Jakarta Selasa 20 Mei 2025.

Meski sedih dan kasihan, namun menurut ayah dari Kaesang Pangarep ini, tudingan yang dialamatkan kepadanya sudah keterlaluan.

"Tapi ya ini sudah keterlaluan. Jadi ya kita tunggu proses hukum selanjutnya ya," tegas Jokowi.

 

Selengkapnya...

3. Saat Gencar Pemberantasan Premanisme, Ormas di Depok Deklarasi Komitmen Jaga Kondusivitas

Sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) deklarasi dan berkomitmen untuk menjaga kondusivitas di wilayah Kota Depok, Selasa (20/5/2025). (Dokumen Polres Metro Depok)

Sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) deklarasi dan berkomitmen untuk menjaga kondusiitas di wilayah Kota Depok.

Deklarasi dilakukan di saat Polres Metro Depok gencar menggelar operasi Berantas Jaya dan sempat menangkap sejumlah anggota ormas dan menghancurkan posko.

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengatakan, Polres Metro Depok memang mengundang pengurus ormas di Kota Depok untuk berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Metro Depok.

"Kita meminta komitmen teman-teman dari ormas untuk menjaga kondusivitas," ujar Abdul, di Polres Metro Depok, Selasa 20 Mei 2025.

Adapun ormas yang datang ke Polres Metro Depok, yakni FBR, Pemuda Pancasila, Forkabi, FPMM, GRIB Jaya Depok, BPPKB, Pemuda Batak Bersatu, M1R, dan tokoh masyarakat lainnya. Para pengurus ormas diminta untuk menyamakan persepsi terkait premanisme.

 

Selengkapnya...

Infografis Pembentukan Satgas Basmi Premanisme & Ormas Meresahkan. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya