Computex 2025 Resmi Dibuka, MediaTek Hadirkan Inovasi AI dan Teknologi Dunia

Mengusung tema “AI Next”, Computex 2025 memfokuskan pada Smart Computing & Robotics, Next-Generation Technology, dan Future Mobility.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 21 Mei 2025, 09:27 WIB
Pameran teknologi Computex 2025. (Liputan6.com/Nasrul Faiz)

Liputan6.com, Jakarta - Pameran teknologi Computex 2025 resmi dibuka hari ini, Selasa (20/5/2025). Acara yang digelar di Taipei Nangang Exhibition Center Hall 1 dan 2 ini akan berlangsung hingga 23 Mei mendatang, dan menampilkan ribuan inovasi dari perusahaan teknologi global.

Computex dikenal sebagai salah satu pameran dagang terbesar di dunia untuk sektor komputer dan teknologi. Setiap tahunnya, ajang ini menjadi panggung utama bagi perusahaan untuk memperkenalkan terobosan terbaru mereka di bidang perangkat teknologi dan inovasi lainnya.

Mengusung tema “AI Next”, Computex 2025 memfokuskan pada Smart Computing & Robotics, Next-Generation Technology, dan Future Mobility.

Liputan6.com berkesempatan melihat langsung gelaran Computex 2025 di Taipei, menyaksikan berbagai inovasi teknologi terkini yang dipamerkan oleh raksasa industri global maupun startup dari berbagai negara.

Salah satu yang hadir di Computex 2025 adalah MediaTek. Pantauan langsung di lokasi terlihat animo tinggi dari pengunjung yang memadati area pameran perusahaan teknologi asal Taiwan tersebut.

Dengan desain booth yang futuristik dan sorotan lampu kombinasi warna merah-oranye yang mencolok, MediaTek menampilkan inovasi produk unggulan mereka, termasuk solusi AI berbasis MediaTek Genio.

 

Keynote CEO

Vice Chairman dan CEO Mediatek, Dr. Rick Tsai. (Liputan6.com/Nasrul Faiz)

Selain memamerkan berbagai teknologi inovatif, MediaTek juga turut ambil bagian dalam rangkaian agenda utama Computex 2025. Dalam kesempatan ini, Vice Chairman dan CEO MediaTek, Dr. Rick Tsai, tampil membawakan sesi CEO Keynote untuk berbagi visi dan perjalanan perusahaan.

Dalam sesi CEO Keynote tersebut, Tsai mengulas perjalanan panjang MediaTek yang telah berdiri sejak tahun 1997. Ia menekankan bahwa sejak awal, MediaTek dibangun di atas fondasi inovasi dan kepemimpinan teknologi.

"Dari perjalanan 28 tahun kami, sebagian dari Anda mungkin masih ingat optical drive, DVD, TV, dan perangkat lainnya. Bahkan, sebagian dari Anda mungkin masih menggunakannya sampai sekarang.Tapi seperti yang Anda tahu, ketika era mobile world datang, kami pun terjun ke dalamnya dengan penuh keyakinan, dari 2G ke 3G, lalu 4G, dan tentu saja sekarang 5G," ucap Tsai.

Tsai juga mengungkapkan bahwa selama pandemi empat tahun lalu, MediaTek mulai merambah pasar System on Chip (SoC) flagship dan otomotif, yang kini menjadi salah satu lini bisnis penting perusahaan.

 

Konektivitas Global

Pameran teknologi Computex 2025. (Liputan6.com/Nasrul Faiz)

Selain pengembangan chipset, MediaTek juga memperkuat peran di sektor konektivitas global. Perusahaan telah mengembangkan solusi teknologi untuk modem, Wi-Fi, Bluetooth, hingga sistem komunikasi berbasis satelit.

Dua tahun terakhir, lanjut Tsai, MediaTek kemudian menapaki sektor otomotif pintar, dan kini, fokus diarahkan ke teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Sekarang kami memasuki era AI, dan saya akan tunjukkan bagaimana kami hadir dengan solusi dari manajemen hingga pengembangan Silicon Custom untuk berbagai kebutuhan,” jelas Tsai.

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya