Jangan Asal Makan, Ini Makanan yang Bisa Bikin Perut Makin Buncit

Salah satu penyebab utama perut buncit adalah pola makan yang tidak sehat, terutama konsumsi makanan kekinian yang kini tengah digemari masyarakat.

oleh Yulia LisnawatiDiterbitkan 19 Mei 2025, 16:15 WIB
Jangan Asal Makan, Ini Makanan yang Bisa Bikin Perut Makin Buncit - (Foto: unsplash.com)

Liputan6.com, Jakarta - Perut buncit bukan hanya soal penampilan. Kondisi ini juga berkaitan erat dengan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga Alzheimer.

Salah satu penyebab utama perut buncit adalah pola makan yang tidak sehat, terutama konsumsi makanan kekinian yang kini tengah digemari masyarakat.

Di tengah maraknya tren kuliner yang viral di media sosial, masyarakat semakin mudah tergoda untuk mencoba berbagai makanan yang tampil menggoda dari segi rasa, harga, hingga tampilan. Sayangnya, tak semua makanan kekinian itu baik untuk kesehatan, apalagi jika dikonsumsi berlebihan.

Melansir dari Healthline, Senin (19/5/2025), berikut beberapa makanan yang patut diwaspadai karena dapat memicu penumpukan lemak di area perut:

1. Sereal Manis

Sereal sering jadi andalan sarapan cepat. Namun hati-hati, sebagian besar sereal berwarna-warni dan manis mengandung gula tinggi dan rendah serat. Hasilnya, Anda akan cepat merasa lapar kembali dan terdorong untuk makan berlebihan.

 

2. Kentang Goreng

Terakhir kalau kamu mau makan kentang goreng namun ingin dengan versi yang sehat, kamu bisa buat menu ini (Foto: Unsplash.com/Jay Gajjar)

Siapa yang bisa menolak renyahnya kentang goreng? Sayangnya, makanan yang satu ini diolah dengan cara deep fried yang membuatnya kaya akan lemak jenuh.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kentang goreng secara rutin dapat meningkatkan berat badan lebih dari 1,5 kg setiap empat tahun, dengan penambahan lemak perut hingga 5,8 kg.

3. Produk Olahan Susu (Dairy Product)

Susu, keju, yogurt, dan cokelat mengandung nutrisi penting, tetapi jenis full-fat atau tinggi lemak, seperti whole milk dan cokelat batangan, dapat memicu penumpukan lemak di area perut.

Kandungan kalorinya yang tinggi juga berpotensi meningkatkan berat badan bila tidak dikonsumsi dengan bijak.

 

4. Olahan Gandum

Ilustrasi pizza (Dok.Unsplash)

Meski sering dianggap sehat, produk olahan gandum seperti roti, pasta, tortilla, dan pizza ternyata dapat menyebabkan masalah pencernaan pada mereka yang sensitif terhadap gluten.

Bahkan, gandum modern yang telah dimodifikasi secara genetik cenderung memicu lonjakan gula darah dan nafsu makan berlebih, yang berujung pada penumpukan lemak di perut.

5. Pizza

Di balik kelezatannya, pizza menyimpan risiko tinggi bagi lingkar pinggang. Kombinasi topping keju, sosis, dan daging olahan membuat pizza kaya akan kalori dan lemak jenuh yang mudah menumpuk di perut jika dikonsumsi tanpa kontrol.

 

6. Rib Eye Steak

ilustrasi steak/https://unsplash.com/Loija Nguyen

Daging steak memang menjadi pilihan mewah yang menggoda, terutama potongan rib eye. Namun, rib eye mengandung lemak tinggi yang bisa memicu penambahan berat badan, khususnya di bagian perut. Pilihan daging rendah lemak bisa menjadi alternatif yang lebih sehat.

Makanan yang Bantu Mengecilkan Perut Buncit

Ilustrasi kacang dan biji berserat tinggi. (Photo by Maddi Bazzocco on Unsplash)

Ada beberapa jenis makanan sehat yang dapat membantu mengecilkan perut secara alami. Berikut beberapa makanan mampu menurunkan lemak perut jika dikonsumsi secara rutin dan dalam porsi yang tepat, seperti melansir dari Bestlife.

1. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Kacang almond, kenari, dan biji chia menjadi pilihan camilan sehat yang kaya akan lemak baik, protein, dan mikronutrien. Namun, karena kandungan kalorinya cukup tinggi, Anda disarankan untuk membatasi konsumsinya sekitar satu ons per hari.

2. Sayuran Berdaun Hijau

Bayam, kangkung, dan lobak Swiss bukan hanya rendah kalori tetapi juga tinggi serat yang membuat perut kenyang lebih lama. Serat dalam sayuran ini mampu mengurangi keinginan untuk ngemil, sekaligus menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Para ahli merekomendasikan konsumsi minimal tiga cangkir sayuran berdaun hijau setiap hari. Bisa dikreasikan dalam salad, smoothie, atau sebagai pendamping makanan utama.

 

3. Alpukat

Ilustrasi Buah Alpukat Credit: unsplash.com/Louis

Sayuran hijau bukan hanya lezat, tapi juga kaya akan lemak tak jenuh tunggal, serat, dan potasium. Kandungan lemak sehat dalam alpukat diketahui efektif mengurangi lemak visceral—jenis lemak berbahaya yang tertimbun di sekitar organ perut.

Alpukat dapat dinikmati dalam berbagai bentuk, mulai dari campuran salad, topping roti gandum, hingga bahan dalam smoothie sehat.

4. Telur

Telur merupakan pilihan sarapan yang sangat baik bagi Anda yang ingin membakar lemak perut. Kandungan proteinnya yang tinggi serta asam amino esensial membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil sepanjang hari.

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya