Keren, Mahasiswi UGM Tiara Putri Sukses Raih Beasiswa DAAD

Mahasiswa program double degree Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Tiara Putri, berhasil memperoleh Beasiswa STIBET for Graduation Support and Outstanding Engagement, yang didanai oleh Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).

oleh Yanuar HDiterbitkan 23 Mei 2025, 07:00 WIB
Ilustrasi pendidikan, ilustrasi beasiswa. Kredit: Freepik.com

Liputan6.com, Yogyakarta - Tiara Putri, mahasiswa program double degree Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, berhasil memperoleh Beasiswa STIBET for Graduation Support and Outstanding Engagement yang terkenal ketat dalam seleksinya. Beasiswa ini ditujukan untuk mendukung mahasiswa internasional berprestasi yang sedang menempuh pendidikan di universitas-universitas di Jerman yang didanai oleh Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).

Setiap tahunnya, beasiswa ini hanya diberikan kepada lima mahasiswa internasional yang memiliki prestasi nilai baik hingga sangat baik dan membuatnya menjadi beasiswa bergengsi dari pemerintah Jerman. Tiara yang tengah menempuh pendidikan di Universität Greifswald, Jerman terpilih menerima beasiswa ini sebagai apresiasi atas prestasi akademiknya yang sangat baik serta komitmennya dalam mendukung mahasiswa internasional lainnya. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa menerima beasiswa ini. Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk terus berkontribusi dalam komunitas akademik internasional,” ujar Tiara, Kamis (15/5/2025).

Berkat beasiswa DAAD, saat ini Tiara sedang melakukan riset di Department of Molecular Genetics and Infection Biology, Universität Greifswald. Proyek utamanya adalah mengenai bakteri Streptococcus pneumoniae terkait dengan patogenitasnya di dalam host makhluk hidup.

Sel yang digunakan adalah sel endotel dan epitel choroid plexus manusia, untuk mengembangkan model in vitro fungsional dari Blood-Cerebrospinal Fluid Barrier (BCSFB). Tiara juga terlibat dalam proyek kedua yang meneliti ko-infeksi S. pneumoniae di saluran pernapasan atas pada anak-anak yang terinfeksi COVID-19, bekerja sama dengan Eijkman Molecular Biology Research Center, Indonesia.

Di luar kesibukan riset doktoralnya, Tiara mengaku aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Salah satu bentuk komitmennya terlihat dari partisipasinya dalam kegiatan UNICEF kampus, sebuah organisasi volunteer yang berfokus pada promosi dan perlindungan hak-hak anak. “Kita menggalang donasi melalui pengumpulan Pfand, botol bekas yang dapat ditukar dengan uang di Jerman untuk mendukung program penyediaan air bersih di wilayah yang membutuhkan,” terangnya.

Mendapatkan beasiswa ini dan riset dan aksi sosialnya, Tiara membuktikan bahwa generasi muda dapat menjadi motor perubahan positif dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan. Prestasi ini menegaskan kekuatan kemitraan internasional yang dibangun oleh Fakultas Biologi UGM serta peran mahasiswa berdedikasi seperti Tiara dalam memajukan kerja sama ilmiah dan lintas budaya di tingkat global. “Saya percaya bahwa ilmu pengetahuan bisa berjalan beriringan dengan aksi sosial. Melalui kegiatan kecil seperti pengumpulan Pfand, saya ingin berkontribusi bagi keberlanjutan dan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia,” tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya