Diduga Habis Pakai Sabu, Pria Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Utara

Seorang pria ditemukan tewas setelah mengonsumsi sabu bersama rekannya di sebuah hotel kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Korban sempat pesan makanan karena lapar, tapi tiba-tiba muntah dan tidak sadarkan diri.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 18 Mei 2025, 12:40 WIB
Ilustrasi Garis Polisi. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih mendalami penyebab tewasnya seorang pria berinisial ND yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar hotel di Jalan RE Martadinata, Pademangan Barat, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat siang, 16 Mei 2025 lalu.

Hasil penyelidikan sementara, korban tewas setelah mengonsumsi narkoba jenis sabu. Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi berdasarkan hasil penyelidikan.

Dia menyebut, dua orang telah dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut. Kedua saksi yang diperiksa masing-masing berinisial RIS dan CK.

"Korban meninggal dunia di dalam hotel," ujar Ade Ary dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).

Kejadian bermula saat ND dan saksi CK berada di dalam kamar 201 sejak Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut keterangan CK, mereka berdua sempat ngobrol dan mengonsumsi sabu bersama-sama.

"Korban dan saksi saling berkomunikasi atau ngobrol serta mengonsumsi bahan terlarang narkotika jenis sabu," ujar dia.

 

Korban Merasa Mual dan Muntah

Tak lama setelah itu, ND izin keluar sebentar untuk menemui seseorang di luar hotel. Lalu korban kembali masuk dan melanjutkan mengkonsumsi barang haram tersebut.

“Saksi CK meminta korban memesankan makanan karena lapar. Saat makanan sudah datang, tiba-tiba korban merasa mual dan saksi memberikan air putih kepada korban. Kemudian saksi melanjutkan makan, sedangkan korban duduk di sofa," ucap dia.

"Tiba-tiba korban muntah yang membuat saksi panik serta memberikan minyak kayu putih," sambung Ade Ary.

 

Korban Minta Dibopong ke Kasur hingga Tak Sadarkan Diri

Ade Ary mengatakan, CK yang panik mencoba membopong korban ke toilet. Namun ND malah meminta kembali ke kasur. Saat itu, korban sudah tak sadarkan diri. CK lalu berlari meminta bantuan ke petugas keamanan hotel.

"Kemudian saksi meminta bantuan kepada sekutiti pihak hotel untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat," ujar dia.

Sementara itu, saksi lain, RIS yang saat itu sedang berjaga di depan kamar mengaku mendengar teriakan CK meminta pertolongan.

Tewas dalam Perjalanan ke RS

RIS lalu membantu membawa korban ke RS Husada. Namun nahas, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Saat dibawa pun korban sudah tidak sadarkan diri. Sesampainya di rumah sakit, saksi kedua menemani saksi pertama di IGD," tandas dia.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Pademangan. "Saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ujar Ade Ary.

Infografis Laporan Khusus Narkoba (liputan6.com/desi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya