Hari Buku Nasional dan Dunia pada 17 Mei: Yuk, Bangkitkan Minat Baca Indonesia

Rayakan Hari Buku Nasional (17 Mei) dan Hari Buku Sedunia dengan berbagai kegiatan seru; momentum untuk meningkatkan minat baca dan apresiasi sastra Indonesia!

oleh Nila Chrisna YulikaDiterbitkan 17 Mei 2025, 16:04 WIB
Antusias anak-anak membaca buku di Yayasan 1001 Buku, Jakarta, Senin (8/5). Memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei, TIKI mendonasikan dana untuk Yayasan 1001 Buku yang mempunyai jaringan hingga ke pelosok negeri. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia merayakan dua hari penting bagi pecinta buku: Hari Buku Nasional setiap tanggal 17 Mei dan Hari Buku Sedunia. Peringatan tahun 2025 ini bukan hanya sekadar momen seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mengenang jasa para pahlawan nasional yang menjadikan buku sebagai senjata perjuangan. Berbagai kegiatan menarik seperti pameran buku dan festival literasi meramaikan perayaan ini di berbagai daerah.

Peringatan Hari Buku Nasional tahun ini juga menyoroti pesan-pesan inspiratif dari tokoh-tokoh seperti Mohammad Hatta, Tan Malaka, dan Ir. Soekarno tentang pentingnya buku dan literasi. Kutipan-kutipan mereka menggarisbawahi peran vital buku, bahkan di tengah keterbatasan. 

Selain peringatan resmi, masyarakat juga turut berpartisipasi dengan berbagai inisiatif. Diskon besar-besaran di toko buku menjadi daya tarik utama, memudahkan akses masyarakat terhadap buku. 

Kegiatan lain seperti pameran buku, bedah buku, lomba menulis dan membaca, serta beragam kegiatan literasi lainnya juga turut memeriahkan suasana. Semua ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan membaca dan menghargai karya sastra Indonesia.

Sejarah Hari Buku Nasional

Hari Buku Nasional, diperingati setiap tanggal 17 Mei, bertepatan dengan hari jadi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) yang berdiri pada tahun 1980. Inisiatif ini digagas oleh Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional, pada tahun 2002 sebagai upaya strategis untuk meningkatkan minat baca yang masih rendah di Indonesia. Peringatan ini menjadi refleksi pentingnya buku dan membaca dalam kehidupan kita.

Gagasan tersebut muncul sebagai respons terhadap rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Abdul Malik Fadjar melihat buku sebagai kunci kemajuan bangsa, dan Hari Buku Nasional diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan menuju masyarakat yang lebih literat. Peringatan ini juga bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para penulis dan penerbit Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Hari Buku Nasional semakin mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Berbagai program dan kegiatan kreatif terus dikembangkan untuk menarik minat baca, khususnya di kalangan generasi muda. Peringatan ini tidak hanya sekedar seremonial, tetapi juga menjadi platform untuk mendorong inovasi dan kreativitas di dunia literasi.

Kegiatan Menarik dalam Peringatan Hari Buku

Berbagai kegiatan menarik diadakan untuk memeriahkan Hari Buku Nasional dan Hari Buku Sedunia. Mulai dari diskon besar-besaran di toko buku hingga pameran buku berskala besar yang menampilkan karya-karya penulis Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas literasi dan perpustakaan di seluruh Indonesia.

Selain itu, banyak diselenggarakan bedah buku, diskusi literasi, dan lomba menulis dan membaca untuk anak-anak dan remaja. Tujuannya untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini dan menanamkan kecintaan terhadap buku. Kegiatan-kegiatan ini juga melibatkan penulis, ilustrator, dan penerbit untuk berinteraksi langsung dengan pembaca.

Tidak ketinggalan, aksi sosial seperti donasi buku ke daerah terpencil juga menjadi bagian penting dari perayaan ini. Hal ini bertujuan untuk memastikan akses buku merata di seluruh Indonesia, sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat membaca.

Dengan adanya berbagai kegiatan menarik ini, diharapkan Hari Buku Nasional dan Hari Buku Sedunia dapat menjadi momentum untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia dan membangun budaya literasi yang kuat. Ayo, kita semua turut serta meramaikan perayaan ini!

Infografis Journal Apa Kabar Perpustakaan Keliling? Pandai Membaca tapi Literasi Rendah (Abdillah/Liputan6.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya