Eagle High Plantations Alokasikan Keuntungan 2024 untuk Hal Ini

Capaian kinerja Eagle High Plantations diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada Kamis, 15 Mei 2025 di Jakarta Selatan.

oleh Natasha AmaniDiperbarui 18 Mei 2025, 15:13 WIB
Ilustrasi industri kelapa sawit CPO.

Liputan6.com, Jakarta - Emiten kelapa sawit, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) membukukan pendapatan di atas Rp 4 triliun pada 2024. BWPT juga peningkatan laba bersih dan EBITDA meningkat double-digit year-on-year (YoY) yaitu sebesar 70% dan 26%.

Corporate Secretary PT Eagle High Plantations Tbk Rizka Dewi menjelaskan, kinerja positif didorong terutama berkat penerapan sejumlah langkah strategis dan efektivitas operasional, sehingga berhasil meningkatkan efisiensi pada beban operasional Perseroan.

"Tahun 2024 bukanlah tahun yang mudah, tapi berkat konsistensi, BWPT berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional dan finansial secara berkelanjutan, seiring dengan upaya kami dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan komitmen terhadap keberlanjutan," ungkap Rizka Dewi dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Sabtu (17/5/2025).

Tak hanya itu, BWPT juga fokus untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas operasional sepanjang tahun 2024. Hasilnya, produktivitas tanaman (FFB Yield) meningkat sebesar 8% YoY.

Selain itu, BWPT semakin memaksimalkan produktivitas pabrik dimana Oil Extraction Rate (OER) saat ini telah mencapai 23,6% dan Kernel Extraction Rate (KER) mencapai 4,4%.

Adapun penurunan pinjaman di mana beban bunga BWPT pada tahun 2024 turun sebesar 15% YoY.

Dalam RUPS, juga diputuskan terkait penggunaan laba bersih tahun buku 2024.

"Berdasarkan keputusan para pemegang saham, laba akan dialokasikan untuk penguatan modal kerja serta investasi strategis ke depannya, dan tidak melakukan pembagian dividen tunai untuk tahun ini, guna menjaga struktur permodalan yang lebih sehat," demikian keterangan perseroan.

Susunan Baru Pimpinan PT Eagle High Plantations Tbk

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)

Dalam RUPS pekan ini, para pemegang saham BWPT juga turut mengikuti sejumlah agenda penting, diantaranya laporan realisasi penggunaan dana obligasi, serta penambahan susunan Direksi Perseroan.

para pemegang saham sepakat untuk pengangkatan Choong Kam Loong sebagai Direktur BWPT.

Berikut ini adalah susunan pengurus terbaru PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT):

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Abed Nego

Komisaris :  Mohammad Prianto Madelar

Komisaris Independen : Yohanes Wahyu Saronto.

Direksi

Direktur Utama : Henderi Djunaidi

Direktur : Andrew Haryono

Direktur : Yeoh Lean Khai

Direktur : Choong Kam Loong

Kehadiran 2 Pemegang Saham Utama

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berkomitmen untuk mengurangi gas rumah kaca, dan telah memiliki PembangkitListrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sukadamai di Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2.400 kWyang resmi beroperasi sejak tahun 2020.

BWPT juga menyampaikan komitmen keberlanjutan melalui implementasi praktik agribisnis yang peduli lingkungan, termasuk sertifikasi ISPO dan RSPO, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta program pengembangan masyarakat di sekitar kebun.

"BWPT fokus pada optimalisasi produktivitas kebun, efisiensi biaya, diversifikasi produk, danpenguatan keberlanjutan dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan," tambah Rizka.

Sementara itu, kehadiran 2 pemegang saham utama PT Rajawali Capital International (RCI) dan FIC Properties Sdn Bhd Malaysia (FICP) dalam RUPS kali ini, menunjukkan support yang baikdan dukungan terhadap kinerja BWPT di dalam menjalankan optimalisasi produktivitas kebun,efisiensi biaya, diversifikasi produk, serta penguatan keberlanjutan ke depannya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya