Dalam Dua Hari, Lebih dari 45 Anak di Gaza Tewas

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 16 Mei 2025, 18:45 WIB
Dalam Dua Hari, Lebih dari 45 Anak di Gaza Tewas
Dalam dua hari terakhir, lebih dari 45 anak Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza. Hal tersebut diungkap Kepala Badan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) Catherine Russell pada Kamis (15/5/2025). “Sangat tidak bermoral bahwa lebih dari 45 anak dilaporkan tewas dalam serangan udara di Gaza dalam dua hari," tulis Catherine Russell di media sosial X. Lebih jauh, ia memperingatkan tentang kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza bahwa ada lebih dari 1 juta anak berisiko kelaparan. Sebelumnya, pada Jumat (9/5/2025) pekan lalu, Pemerintah Gaza memperingatkan bahwa lebih dari 65.000 anak-anak Palestina berisiko langsung mengalami kelaparan. Kondisi ini akibat pengepungan dan blokade pasokan penting oleh Israel selama lebih dari dua bulan ke Jalur Gaza.
Warga Palestina menaiki gerobak yang ditarik hewan saat meninggalkan Kota Gaza pada 16 Mei 2025. (Bashar TALEB/AFP)
Dalam dua hari terakhir, lebih dari 45 anak Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza. (Bashar TALEB/AFP)
Hal tersebut diungkap Kepala Badan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) Catherine Russell pada Kamis (15/5/2025). “Sangat tidak bermoral bahwa lebih dari 45 anak dilaporkan tewas dalam serangan udara di Gaza dalam dua hari," tulis Catherine Russell di media sosial X. (Bashar TALEB/AFP)
Lebih jauh, ia memperingatkan tentang kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza bahwa ada lebih dari 1 juta anak berisiko kelaparan. (Bashar TALEB/AFP)
Sebelumnya, pada Jumat (9/5/2025) pekan lalu, Pemerintah Gaza memperingatkan bahwa lebih dari 65.000 anak-anak Palestina berisiko langsung mengalami kelaparan. (Bashar TALEB/AFP)
Kondisi ini akibat pengepungan dan blokade pasokan penting oleh Israel selama lebih dari dua bulan ke Jalur Gaza. (Bashar TALEB/AFP)
Sementara itu, Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan, pada 16 Mei 2025, bahwa 50 orang telah terbunuh dalam serangan Israel di wilayah Palestina sejak tengah malam. (Bashar TALEB/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya