Liputan6.com, Jakarta - Dalam episode Sinetron Luka Cinta kali ini diceritakan, Will mengejar Salma dengan penuh semangat, namun mobil yang dikendarai Salma menghilang dari pandangannya. Terpuruk, Will menangis di tengah jalan. Dinda, yang mengikuti dari belakang, merasa iba melihat Will yang hancur. Ia mendekati Will dan memanggilnya dengan lembut, Pak Will.
Namun, Will yang dipenuhi emosi justru marah dan mengusir Dinda. Dia menyalahkan Dinda atas semua masalah yang selama ini terjadi. Dalam kemarahannya, Will kehilangan kendali dan mencekik Dinda. Tiba-tiba, sebuah tangan menghentikan Will dan sebuah pukulan mendarat di wajahnya. Ternyata itu Argo.
Advertisement
Dinda, dengan cemas, ingin mendekati Will, tetapi Argo menahannya. Apa yang kamu lakukan, Dinda? Kamu sekarang istri orang lain. Pulanglah dan urus suamimu, tegas Argo.
Saksikan terus Sinetron Luka Cinta di SCTV.
Ridwan Mengolok-olok Will
Will berjalan pulang dengan langkah berat, disambut oleh tawa sinis dari Ridwan. Ridwan mengolok-olok Will, menganggapnya lebih buruk darinya. Will, yang marah, menarik Ridwan hingga rak di dekat mereka jatuh, menumpahkan sebuah kotak kardus berisi uang.
Ridwan terkejut, sementara Will menatapnya dan lalu dia berkata, Ayah mau uang itu? Ambil sebanyak yang Ayah mau, tapi ada syaratnya!
Di tempat lain, Salma keluar dari kamar Jiso dengan penampilan yang rapi, meskipun wajahnya muram. Ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. Seorang pria berjas rapi, Pak Bayu, muncul dan diperkenalkan sebagai pengacara yang akan membantu Salma menggugat cerai William. Jiso dan Sammy terkejut mendengar keputusan Salma.