10 Cara Mengurangi Nyeri Haid yang Aman dan Efektif, Bisa Dicoba

Meskipun tergolong normal, bukan berarti nyeri haid harus selalu ditoleransi tanpa penanganan.

oleh Yulia LisnawatiDiterbitkan 16 Mei 2025, 17:03 WIB
10 Cara Mengurangi Nyeri Haid yang Aman dan Efektif, Bisa Dicoba. (Foto: Unsplash.com/Timothy Meinberg).

Liputan6.com, Jakarta - Nyeri haid atau dismenore menjadi kondisi yang umum dirasakan oleh banyak wanita setiap bulannya. Rasa sakit ini bisa muncul di bagian perut bawah, pinggang, hingga paha, dan seringkali disertai rasa lelah atau perubahan suasana hati.

Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Meskipun tergolong normal, bukan berarti nyeri haid harus selalu ditoleransi tanpa penanganan.

Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab rasa nyeri ketika menstruasi, seperti: 

  • Mengalami aliran darah yang deras.
  • Mempunyai anak pertama.
  • Baru pertama kali menstruasi atau berusia di bawah 20 tahun.
  • Memiliki produksi berlebih atau kepekaan terhadap prostaglandin, hormon yang memengaruhi rahim.
  • Endormetriosis (pertumbuhan jaringan rahim yang tidak normal dan penggunaan alat kontrasepsi).

Banyak wanita kini mulai mencari cara mengurangi rasa sakit saat haid yang lebih alami dan minim efek samping. Oleh karena itu, ketahui beberapa cara mengurangi nyeri haid secara efektif yang bisa Anda coba.

 

1. Teh Herbal

Ilustrasi minuman teh jahe panas. (Photo by Bluebird Provisions on Unsplash)

Teh herbal seperti chamomile, jahe, atau peppermint memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri haid.

Selain itu, teh ini juga dapat memberikan efek menenangkan, sehingga kamu merasa lebih rileks. Cukup seduh teh herbal pilihanmu dan nikmati hangat-hangat sambil bersantai.

2. Pola Makan Sehat

Simak waktu makan ideal yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. (unsplash.com/Louis Hansel)

Pola makan yang sehat sangat berperan dalam mengurangi nyeri haid. Konsumsi makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau dapat membantu mengurangi kram.

Selain itu, menghindari makanan olahan dan berlemak juga dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat selama masa menstruasi.

3. Kompres Hangat

penyebab kram perut bagian bawah ©Ilustrasi dibuat AI

Menempelkan kompres hangat pada area perut dan punggung bawah merupakan salah satu cara yang efektif. Panas dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang dan meningkatkan aliran darah, sehingga mengurangi rasa sakit.

Gunakan bantal pemanas atau botol air panas yang dibungkus handuk dan tempelkan pada area yang sakit selama 15-20 menit.

4. Olahraga Ringan

Jalan kaki di sore hari membantu mengeluarkan tekanan gas di dalam perut serta menjernihkan pikiran. (unsplash.com/@esdesignisms)

Meskipun mungkin terasa sulit untuk berolahraga saat mengalami nyeri haid, aktivitas fisik ringan seperti berjalan atau yoga dapat menjadi salah satu cara yang efektif.

Olahraga merangsang produksi endorfin, hormon alami tubuh yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Jadi, jangan ragu untuk bergerak meskipun dalam intensitas rendah.

5. Teknik Relaksasi

Lakukan Meditasi dengan Rutin (Foto: Unsplash/lauren-richmond)

Teknik relaksasi seperti meditasi dan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan yang seringkali memperburuk nyeri haid.

Luangkan waktu untuk duduk tenang, tutup mata, dan fokus pada pernapasanmu. Ini dapat membantu menenangkan pikiran dan meredakan rasa sakit.

6. Konsumsi Air Putih

Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka puasa. (unsplash.com/@enginakyurt)

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi akan membantu Anda menghilangkan kram perut atau nyeri haid secara langsung. Meski akan terasa kembung, perbanyaklah minum air agar rasa sakit karena haid berkurang. 

Ketika menstruasi datang, siapkanlah botol air dan masukkan lemon atau mint untuk diminum. Selain itu, kurangi mengonsumsi garam dan hindari alkohol yang dapat menarik air keluar dari sistem tubuh Anda. 

7. Mandi Air Hangat

Ilustrasi air hangat | unsplash.com

Mandi air hangat dapat memberikan efek menenangkan pada tubuh. Air hangat dapat membantu merelaksasi otot-otot dan mengurangi kram perut. Tambahkan garam Epsom ke dalam air mandi untuk manfaat tambahan.

8. Tidur yang Cukup

Ilustrasi insomnia, susah tidur. (Photo by Kinga Cichewicz on Unsplash)

Jangan lupakan pentingnya tidur yang cukup. Tidur yang baik dapat membantu tubuh memulihkan diri dan mengurangi stres. Pastikan kamu mendapatkan waktu tidur yang cukup selama masa menstruasi agar tubuh tetap fit dan siap beraktivitas.

9. Hindari Makanan Berlemak

Terakhir kalau kamu mau makan kentang goreng namun ingin dengan versi yang sehat, kamu bisa buat menu ini (Foto: Unsplash.com/Jay Gajjar)

Donat, gorengan, atau keripik kentang bukanlah teman Anda. Sebaiknya, Anda mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan tinggi serat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan. 

Makanan tersebut mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin E, vitamin B1, vitamin B6, magnesium, seng dan asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi zat mirip hormon yang bertanggung jawab atas kram yang sakit atau mampu meredakan ketegangan otot dan peradangan. 

10. Hindari Kafein

ilustrasi secangkir kopi/Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Ketika sedang haid hindarilah mengonsumsi kopi. Pasalnya kafein dapat memperburuk kram. Selain itu, hindari pula mengonsumsi soda, cokelat, atau teh. Sebagai gantinya, Anda bisa mencoba smoothie dari sayuran atau buah segar.

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya