2 Calon Haji Asal Bandar Lampung Meninggal Dunia Sebelum Masuk Asrama Haji

Dari dua keluarga calhaj tersebut, salah satunya telah mengajukan permohonan pelimpahan porsi haji kepada anggota keluarga yang lain.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 16 Mei 2025, 09:27 WIB
Ilustrasi haji, Ka'bah, Islami, muslim. (Photo by Ömer F. Arslan on Unsplash)

Liputan6.com, Lampung - Kabar duka menyelimuti keberangkatan jemaah haji asal Provinsi Lampung. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung melaporkan dua calon haji (calhaj) asal Kota Bandar Lampung meninggal dunia sebelum sempat memasuki asrama haji.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung, Ansori F Citra, mengatakan kedua calhaj tersebut wafat sebelum tahapan pemberangkatan ke tanah suci dimulai.

"Kedua calhaj ini berasal dari Kota Bandar Lampung dan meninggal dunia sebelum masuk asrama haji," ujar Ansori, Kamis (15/5/2025).

Ansori bilang, dari dua keluarga calhaj tersebut, salah satunya telah mengajukan permohonan pelimpahan porsi haji kepada anggota keluarga yang lain. Sementara keluarga calhaj lainnya memilih untuk menunda keberangkatan dan proses pelimpahan porsi akan diajukan untuk musim haji tahun depan.

"Kami sudah memproses permohonan pelimpahan porsi haji dari keluarga yang mengajukan, dan telah kami usulkan ke pusat. Saat ini kami menunggu sistem Siskohat Pusat dibuka," jelasnya.

Dia menjelaskan, bila proses administrasi memungkinkan, anggota keluarga yang menggantikan bisa diberangkatkan tahun ini. Namun, jika tidak memungkinkan, secara otomatis akan dijadwalkan ulang untuk musim haji 2026.

 

Satu Calhaj Asal Lampung Dirujuk ke RS, 3.536 Jemaah Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selain laporan dua calhaj yang meninggal, Kanwil Kemenag Lampung juga mencatat satu jemaah haji yang harus mendapatkan perawatan medis setelah tiba di asrama haji. Jemaah tersebut saat ini dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. 

"Saat masuk asrama haji, yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan dan telah kami rujuk ke rumah sakit. Saat ini masih menjalani perawatan dan menunggu evaluasi dari tim medis untuk menentukan kelayakan berangkat ke tanah suci," ungkapnya.

Di sisi lain, proses pemberangkatan jemaah haji asal Lampung terus berjalan. Hingga gelombang pertama, sebanyak 3.536 calon haji telah diberangkatkan ke tanah suci. Sedangkan untuk gelombang kedua dijadwalkan berangkat pada 16 Mei 2025 mendatang.

Ansori pun mengimbau para calon haji yang akan berangkat pada gelombang kedua agar menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan dari petugas, guna menghindari kejadian serupa.

"Kesehatan jemaah menjadi prioritas utama, kami harap semua calon haji dapat menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan," dia memungkasi. 

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya