Hoaks Bertebaran! Waspada Informasi Palsu Seputar Pakistan

Hoaks terkait Pakistan banyak beredar di masyarakat belakangan ini. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 14 Mei 2025, 13:00 WIB
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Banjir Bandang Melanda Pakistan pada 28 Agustus 2022 (sumber: Facebook).

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait Pakistan banyak beredar di masyarakat belakangan ini. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks seputar Pakistan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Banjir Bandang Melanda Pakistan pada 28 Agustus 2022

Sebuah video yang diklaim banjir bandang melanda Pakistan beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 29 Agustus 2022.

Video berdurasi 3 menit 29 detik itu memperlihatkan banjir menerjang sebuah kota. Dari rekaman video itu, beberapa unit mobil yang terparkir sebuah parkiran di pusat kota hanyut. Pada detik selanjutnya, air terlihat semakin meninggi.

Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar banjir bandang yang menerjang Pakistan pada 28 Agustus 2022.

"Pakistan Banjir Bandang Minggu 28 Agustus Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 3.100 kali ditonton dan mendapat 12 komentar dari warganet.

Benarkah video tersebut merupakan banjir bandang yang melanda Pakistan pada 28 Agustus 2022? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Rihanna Sedang Pegang Bendera Pakistan

Pengguna Facebook atas nama Radhika Singh mengunggah sebuah foto yang menambilkan sosok penyanyi pop asal Amerika Serikat, Rihanna. Dia mengunggah foto itu dalam bahasa Hindi.

Menariknya, Rihanna yang kini berusia 32 tahun, dalam foto tersebut memegang bendera Pakistan. Padahal, pemilik nama asli Robyn Rihanna Fenty itu tidak punya darah Pakistan.

Begini narasi yang ada di foto Rihanna memegang bendera Pakistan:

"Rihanna adalah ibu baptis baru dari kelompok anti-pemerintah. Sekarang kamu bisa mengerti siapa dia sebenarnya."

Lalu, benarkah Rihanna memegang foto Bendera Pakistan seperti yang diklaim netizen? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Presiden AS Donald Trump Mengolok-olok Pakistan

Sebuah video yang diklaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengolok-olok Pakistan beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2025.

Dalam video tersebut, tampak Donald Trump sedang berpidato di atas mimbar. Ia kemudian menyiram air dari botol plastik ke arah penonton.

"I Need water, help me," kata Donald Trump dalam video tersebut.

Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup empat sumber air di Kashmir.

"Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup 4 sumber air yang mengalir ke Pakistan di Kashmir. Akankan hal ini semakin mempercepat perang India-Pakistan?" demikian narasi dalam video tersebut.

"Ternyata india di dukung Amerika.." tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali dibagikan dan mendapat beberapa komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu Presiden AS Donald Trump mengolok-olok Pakistan? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya