Liputan6.com, Samarinda - Kalamanthana, minuman khas Samarinda yang terinspirasi dari tepache tradisional Meksiko. Minuman hasil akulturasi budaya ini memadukan berbagai bahan dan teknik pembuatan lokal.
Mengutip dari berbagai sumber, kalamanthana merupakan minuman alkohol khas Samarinda. Seperti tepache, minuman ini menggunakan kulit nanas sebagai bahan dasar.
Advertisement
Tepache adalah minuman fermentasi tradisional Meksiko. Proses pembuatan kalamanthana melibatkan beberapa tahapan.
Kulit nanas difermentasi bersama rempah-rempah seperti bunga lawang dan kayu manis. Kemudian, dipadukan dengan bahan-bahan lain seperti sirup, teh rosela, sirup rose, dan kopi.
Campuran ini kemudian diberi karbonasi untuk menciptakan sensasi segar. Minuman ini pertama kali diperkenalkan dalam kompetisi welcome drink di Samarinda dan langsung meraih penghargaan.
Kalamanthana memiliki rasa unik yang memadukan manis, asam, dan sedikit pedas dari cabai. Dominasi rasa buah dan rempah dalam minuman ini menciptakan kesan menyegarkan.
Karakter rasa tersebut menjadikan kalamanthana sebagai ikon minuman penyambutan tamu di Samarinda. Kalamanthana tidak hanya mengadopsi teknik pembuatan dari Meksiko.
Sentuhan Bahan Lokal
Akan tetapi, kalamanthana juga mengembangkannya dengan sentuhan bahan-bahan lokal Kalimantan. Kalamanthana mulai dikembangkan sebagai bagian dari promosi kuliner dan pariwisata kota Samarinda.
Minuman ini biasanya disajikan dingin dengan tambahan es untuk menonjolkan kesegarannya. Kalamanthana kini semakin populer, tidak hanya di Samarinda tapi juga merambah kota-kota lain di Kalimantan Timur.
Minuman ini menawarkan beragam varian rasa yang disesuaikan dengan perbedaan proporsi bahan dan durasi fermentasi. Setiap varian kalamanthana memiliki karakteristik berdasarkan lama proses fermentasi dan komposisi bahan yang digunakan.
Kalamanthana dipilih sebagai nama yang mencerminkan kesegaran minuman dengan sentuhan khas Kalimantan. Inovasi kuliner ini berhasil menjadi daya tarik wisata di Samarinda.
Penulis: Ade Yofi Faidzun