Liputan6.com, Jakarta - Kanker pankreas sering kali berkembang tanpa diketahui, dengan gejala yang mungkin tidak kentara sehingga membuatnya sulit untuk dideteksi di awal.
Namun ada beberapa tanda peringatan yang perlu diwaspadai. Penyakit ini bisa mempengaruhi berbagai bagian tubuh, dan perhatian dini sangat penting untuk meningkatkan peluang pemulihan.
Advertisement
Oleh karena itu, ketahui beberapa tanda di tubuh yang menjadi gejala kanker pankreas, seperti melansir dari Bright Side, Sabtu (10/5/2025).
1. Gumpalan Darah
Kadang-kadang, kanker pankreas dapat dikaitkan dengan perkembangan gumpalan darah. Gumpalan ini sering kali terbentuk di vena besar dan dalam—paling sering di kaki—suatu kondisi yang dikenal sebagai trombosis vena dalam (DVT).
Namun, gumpalan juga dapat muncul di vena yang lebih kecil di seluruh tubuh. Dalam beberapa kasus, gumpalan dapat larut dan kemudian muncul kembali di lokasi yang berbeda yang membuatnya sulit terdeteksi.
2. Penyakit Kuning
Penyakit kuning mengacu pada menguningnya kulit dan bagian putih mata. Penyakit ini juga dapat menyebabkan urin berwarna gelap dan tinja berwarna pucat.
Gejala ini lebih umum terjadi pada kanker yang terletak di kepala pankreas, tempat tumor dapat menyumbat saluran empedu—saluran yang membawa empedu ke usus halus (duodenum).
Saat saluran ini tersumbat, empedu menumpuk di aliran darah alih-alih mencapai usus. Akibatnya, empedu yang berlebih dikeluarkan melalui urin, sehingga warnanya menjadi lebih gelap, sementara tinja menjadi lebih terang karena kekurangan empedu.
Empedu kaya akan pigmen kuning, yang menyebabkan kulit menguning. Perubahan ini mungkin kurang terlihat pada kulit cokelat atau hitam, tetapi sering kali lebih mudah dideteksi pada bagian putih mata.
Dalam kebanyakan kasus, penyakit ini disertai dengan rasa sakit, meskipun beberapa mungkin mengalami penyakit kuning tanpa rasa sakit sama sekali. Jika Anda merasakan gejala ini, segera periksakan diri ke dokter.
3. Sakit Punggung atau Perut
Nyeri perut atau punggung—atau terkadang keduanya—merupakan gejala umum kanker pankreas. Ketidaknyamanan tersebut sering kali dimulai sebagai nyeri samar atau nyeri tekan di perut bagian atas dan dapat secara bertahap menjalar ke punggung.
Pengalaman nyeri dapat sangat berbeda. Beberapa orang mungkin tidak merasakan nyeri apa pun, sementara yang lain merasakannya datang dan pergi pada awalnya, kemudian menjadi lebih persisten seiring waktu.
Nyeri dapat memburuk saat berbaring dan sedikit membaik saat mencondongkan tubuh ke depan. Bagi sebagian orang, makan juga dapat membuat nyeri lebih terasa.
4. Kulit Gatal
Penumpukan bilirubin yang menyebabkan penyakit kuning juga dapat menyebabkan gejala potensial kanker pankreas lainnya, yakni kulit gatal yang terus-menerus.
Jenis gatal ini—dikenal sebagai pruritus—mungkin tidak memiliki penyebab yang jelas dan sering kali tidak membaik seiring waktu.
Jika Anda mengalami rasa gatal yang berkelanjutan tanpa penjelasan yang jelas, penting untuk berbicara dengan dokter Anda, karena itu bisa menjadi tanda kondisi yang mendasarinya seperti kanker pankreas.
5. Mual atau Muntah
Mual atau muntah dapat terjadi jika Anda mengalami penyakit kuning atau jika pankreas mengalami peradangan—keduanya dapat mengganggu keseimbangan kimiawi tubuh yang menyebabkan gangguan pencernaan.
Dalam beberapa kasus, kanker itu sendiri atau peradangan di sekitarnya dapat menghalangi sebagian jalannya makanan dari lambung ke usus halus, yang menyebabkan rasa mual.
Akibatnya, Anda mungkin kehilangan nafsu makan, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak disengaja.
6. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dapat menjadi tanda kanker pankreas. Karena pankreas membantu pencernaan dan mengatur gula darah, kanker dapat mengganggu fungsi-fungsi ini, yang menyebabkan kesulitan menyerap nutrisi dan mengakibatkan penurunan berat badan—bahkan jika Anda makan secara normal.