Ketua DPRD Jakarta Khairudin Bareng Forum Indonesia Emas Suarakan Sikap Tegas Tolak Judi Online

Dalam Forum Indonesia Emas, berbagai elemen masyarakat menyuarakan sikap tegas menolak judi daring atau judi online (judol) dan memberikan literasi ke masyarakat untuk bersama-sama melawan bahaya latennya.

oleh Tim NewsDiperbarui 09 Mei 2025, 12:25 WIB
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khairudin menyatakan tegas menolak segala bentuk judi online (judol). (www.dprd-dkijakartaprov.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam akun Instagram Forum Indonesia Emas @fie_Indonesiaemas, berbagai elemen masyarakat menyuarakan sikap tegas menolak judi daring atau judi online (judol) dan memberikan literasi ke masyarakat untuk bersama-sama melawan bahaya latennya.

"Judi online menjadi ancaman serius ketahanan nasional kita, khususnya untuk masa depan generasi emas Indonesia," ujar Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khairudin, melalui keterangan tertulis, Kamis (8/5/2025).

Ia juga menyoroti dampak buruk yang ditimbulkan judi online (judol), mulai dari kerusakan moral, kehancuran ekonomi keluarga, hingga munculnya kecanduan yang bisa menjebak anak-anak muda dalam lingkaran hutang dan tindakan kriminal.

"DPRD Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat dalam memberantas judi online sampai ke akar-akarnya," jelas Ketua DPRD DKI Jakarta Khairudin.

Dia pun menegaskan pentingnya kolaborasi dan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menolak dan melawan segala bentuk praktik judi online (judol).

Hal senada disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Politik (Himapol) Indonesia Wilayah Jakarta M Fazrial Ihfron. Dia mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap maraknya judi daring yang menurutnya menjadi ancaman serius bagi ketahanan nasional dan masa depan generasi emas Indonesia.

Ia juga menyoroti kemudahan akses judi online yang membuat anak-anak muda sangat rentan.

"Dalam era digital, akses ke platform judi online sangat mudah, hanya dengan satu klik di ponsel. Tanpa pengawasan dan pemahaman yang kuat, mereka bisa terjerumus tanpa sadar," ucap Fazrial.

"Kami mendukung penuh langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat dalam memberantas praktik judi online dan peran keluarga, sekolah, tokoh agama, elite politik dan masyarakat sangat penting memberikan edukasi, pengawasan, dan keteladanan," tambah dia.

 

Judi Online Merupakan Penyimpangan Serius

Rata-rata mereka yang terjerat perjudian online merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dari sudut pandang moral dan keagamaan, Ketua Umum Lembaga Gerakan Santri Madura Achmad Sayuthi menyampaikan, judi online adalah penyimpangan serius.

"Dalam pandangan moral, berjudi adalah bentuk penyimpangan yang merusak karakter dan akhlak mulia. Secara hukum, judi online jelas ilegal. Dan sebagai seorang Muslim, kita tahu bahwa judi adalah sesuatu yang diharamkan dalam Islam," kata Sayuthi.

Ia mendukung penuh upaya Presiden Prabowo dalam memberantas praktik ilegal ini dan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam kampanye edukatif dan gerakan sosial melawan judi daring.

Kemudian, pesan kuat juga datang dari Duta Genre Papua Barat Gloria Joceyln Dowansiba yang mewakili suara pelajar dan generasi muda di tanah Papua.

"Judi online bukan hanya permainan, ini adalah ancaman serius bagi masa depan kita, keluarga kita, bahkan bangsa kita," ucap Gloria.

 

Harap Anak Muda Bisa Jaga Diri

Ilustrasi judi slot online.

Gloria menyoroti betapa mudahnya anak-anak muda terjebak dalam praktik ini karena pengaruh lingkungan atau rasa penasaran.

"Padahal, ini seperti jebakan. Sekali masuk, bisa membuat kita kecanduan, kehilangan waktu belajar, uang, bahkan kepercayaan orang tua. Kalau kita rusak karena judi online, siapa yang akan membangun daerah kita ke depan?," kata dia.

"Mari kita jaga diri, jaga teman-teman kita, dan jaga Papua dari ancaman judi online. Fokus pada masa depan, dan jadilah kebanggaan keluarga, kebanggaan daerah, dan kebanggaan Indonesia," jelas Gloria.

Forum Indonesia Emas bersama para tokoh muda dan masyarakat menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan dan menggerakkan kampanye menolak judi daring, sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab sosial dan cinta terhadap masa depan Indonesia.

Penanggulangan judi daring harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi soal moralitas, masa depan bangsa, dan ketahanan sosial.

Infografis PPATK Kuak 1.000 Orang di DPR dan DPRD Main Judi Online. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya