Ormas MKGR Buka Pintu untuk Jokowi dan Gibran

Ormas MKGR membuka pintu seluas-luasnya kepada Jokowi dan Gibran untuk bergabung di dalamnya. MKGR yang merupakan salah satu ormas pendiri Partai Golkar ini bakal memilih ketua umum pada Agustus 2025 mendatang.

oleh Tim NewsDiterbitkan 08 Mei 2025, 20:16 WIB
Ketua Umum DPP MKGR Adies Kadir. (foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) membuka pintu seluas-luasnya bagi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk bergabung bersamanya.

Ketua DPP MKGR, Adies Kadir menyebut, MKGR terbuka bagi semua pihak, tak terkecuali Jokowi dan Gibran.

"Kami tidak menawarkan, tapi kami membuka pintu seluas-luasnya kita kan ormas yang terbuka. Jadi siapapun yang mau masuk bergabung dengan Ormas MKGR itu kita akan terima termasuk tadi yang disebutkan itu kalau mau bergabung, kita welcome dan sangat senang," ujar dia di Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2025).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, siapapun bakal diterima dengan baik oleh MKGR. Namun, pihak yang ingin bergabung harus menunjukkan surat pengunduran diri dari ormas atau partai lain.

"Jangankan itu, kita siapapun kita terima kalau dia belum punya ormas kita terima dengan tangan terbuka. Kalau dia sudah pernah masuk di ormas silakan menunjukkan surat pengunduran diri dari ormas tersebut baru bisa bergabung dengan kita," ujar Adies Kadir.

"Setelah kita konfirmasi, betul ini di sana orang si A, betul ini sudah pernah membuat surat pengunduran diri betul, oke, orang A yang bersangkutan akan kami terima karena sudah mengundurkan diri di sana seperti itu misalnya. Jadi kita ormas yang terbuka," katanya menambahkan.

 

MKGR Akan Pilih Ketum pada Agustus 2025

Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Adies Kadir usai memimpin acara Upacara dan Ziarah Ormas MKGR ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, di Jakarta, Jumat (3/1/2025). (Foto: Istimewa).

MKGR sendiri bakal menentukan ketua umum dan strukturisasi kepengurusan baru pada Agustus 2025. Adies menilai, sangat besar potensi tokoh luar masuk menjadi anggota MKGR dan Partai Golkar.

"Ya potensinya sangat besar karena MKGR ini Ormas. Ormas itu bisa masuk seluruh, bahkan ASN saja bisa ikut karena kita ini ormas ya kan. Jadi terbuka."

"Tetapi apabila memutuskan untuk bergabung dengan partai politik, tentunya partai politik yang kita gabungin itu adalah Partai Golkar," kata Adies Kadir memungkasi.

Infografis Muncul Wacana Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya