Menkomdigi: 70 Persen Wartawan di Indonesia Belum Punya Rumah Layak

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid mengaku sangat mendukung program Menteri PKP untuk menyediakan rumah subsidi bagi wartawan

oleh Tira SantiaDiperbarui 06 Mei 2025, 20:19 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025).

Liputan6.com, Jakarta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid mengaku sangat mendukung program Menteri PKP untuk menyediakan rumah subsidi bagi wartawan. Menurutnya banyak wartawan yang bekerja bertahun-tahun namun lupa untuk memenuhi kebutuhan dasarnya yakni rumah.

“Jumlah jurnalis Indonesia kurang lebih 100.000 orang namun sekitar 70 persen belum memiliki rumah layak. Jadi program ini perlu di dukung penuh dan wartawan di seluruh Indonesia yang belum memiliki rumah juga bisa memiliki rumah subsidi,” kata Meutya dalam konferensi pers penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025).

Oleh karena itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid memberikan kunci rumah subsidi secara simbolis kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). 

Punya Hak yang Sama

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PKP yang akrab disapa Ara menyatakan bahwa wartawan sebagai warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama untuk dapat memiliki rumah subsidi sehingga dapat bekerja mencari dan menyebarluaskan informasi yang benar kepada masyarakat luas.

“Hari ini saya serahkan kunci rumah bersubsidi untuk para wartawan. Kami ingin wartawan juga bisa memiliki rumah subsidi berkualitas yang dibangun oleh pengembang yang bertanggungjawab," ujar Ara.

Menteri PKP juga mengapresiasi Menkomdigi yang memiliki semangat  menyediakan hunian bagi para wartawan. 

"Teman-teman wartawan beruntung punya Menteri Komdigi yang juga mantan wartawan dan punya hati untuk menyediakan hunian layak berkualitas. 

Saya sudah lihat langsung rumahnya dan bangunannya bagus dan berkualitas. saya rasa pengembang perumahan ini yakni Vista Land Group adalah pengembang yang bertanggung jawab," ujar Ara.

 

Serah Terima Perdana

Sejak diumumkan pada awal September lalu, penambahan 34 ribu unit rumah subsidi belum juga terealisasikan. (merdeka.com/Arie Basuki)

 

Adapun Menteri PKP bersama Menkomdigi serta Ketua PWI dan ATVSI juga sempat meninjau salah satu unit rumah subsidi di Perumahan Gran Harmoni Cibitung yang berlokasi di Jalan Sari Mukti No.124, Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pada kegiatan seremonial tersebut, Menteri PKP dan Menkomdigi menyerahkan kunci rumah kepada 5 orang pekerja industri media dan ada 78 orang wartawan lain yang menerima kunci rumah. 

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kantor Cabang BTN di Medan, Palembang, Makassar, Manado, D.I Yogyakarta dengan masing-masing 10 orang wartawan.

 

Sediakan 1.000 Kuota Rumah Subsidi

Suasana perumahan subsidi di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). Bantuan terdiri dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan, Subsidi Bantuan Uang Muka, dan Tabungan Perumahan Rakyat. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Saat ini, Kementerian PKP menyediakan kuota 1.000 rumah subsidi untuk wartawan dan akan ditambah 1.000 unit lagi sehingga totalnya 2.000 unit di seluruh Indonesia jika peminatnya banyak.

"Saya sanggup menyediakan 3.000 rumah subsidi untuk wartawan," terangnya.

Pada kesempatan itu, Menteri PKP juga menjelaskan bahwa tantangan pemerintah cukup banyak. Namun demikian Kementerian PKP siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto bahwa Program 3 Juta Rumah optimis mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya