Tim SAR Temukan Satu Korban KMP Muchlisa di Kamar Deck Atas

Satu korban atas nama Ilham (25) berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada pukul 13.59 Wita di dek atas badan kapal tepatnya di kamar istirahat ekonomi.

oleh ApriyantoDiperbarui 06 Mei 2025, 23:13 WIB
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi satu korban dari dalam kapal KMP Muchlisa yang tenggelam di perairan Teluk Balikpapan, pada Selasa (6/5/2025).

Liputan6.com, Balikpapan - Operasi SAR yang dilakukan tim gabungan untuk melakukan pencarian dua orang Anak Buah Kapal (ABK) KMP Muchlisa yang ikut tenggelam di perairan Teluk Balikpapan pada Senin (5/5/2025) siang, kembali dimulai sejak Selasa (6/5/2025) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan perkembangan terkini terkait operasi SAR hari kedua atas kecelakaan KMP Muchlisa yang tenggelam di Perairan Teluk Balikpapan pada rute Balikpapan – Penajam.

“Operasi SAR hari ini kami lanjutkan dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada. Fokus utama adalah pencarian di permukaan dan penyelaman di lokasi tenggelamnya kapal,” ujar Dody Setiawan.

Ia menjelaskan, pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang dibagi ke dalam empat SRU. “SRU 1 dan SRU 3 menyisir permukaan di dua sektor seluas total 9 NM2, sementara SRU 2 melakukan penyelaman di area kapal dengan bantuan sonar bawah laut dan 13 penyelam untuk memeriksa kabin-kabin yang diduga menjadi tempat korban terjebak. SRU 4 turut mengerahkan drone thermal dan ROV untuk mendukung pencarian bawah air,” paparnya.

Ia mengakui, salah satu tantangan di lapangan adalah keterbatasan jarak pandang saat penyelaman akibat kondisi perairan. “Namun dengan kerja sama lintas instansi dan dukungan peralatan seperti ROV, sonar, serta keterlibatan masyarakat kami harapkan semoga korban segera ditemukan” ujar Dody.

Satu korban atas nama Ilham (25) berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada pukul 13.59 Wita di dek atas badan kapal tepatnya di kamar istirahat ekonomi.

Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban ke RBB milik Basarnas dan langsung membawa korban menuju Dermaga Semayang Balikpapan.

“Korban ditemukan di badan kapal tepatnya di kamar istirahat ekonomi oleh Diver Tim SAR Gabungan. Dan saat ini korban langsung kami evakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan proses autopsi,” sebutnya.

Dody menambahkan pencarian dengan metode penyelaman terus dilanjutkan mengingat masih ada satu korban yang belum ditemukan atas nama Kahayu (22) berjenis kelamin perempuan yang diduga masih terjebak di dalam badan kapal.

“Proses penyelaman di badan kapal mencapai kedalaman 20 meter, dengan kesulitan yang dihadapi adalah visibility atau jarak pandang yang buruk,” dia memungkasi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya