Liputan6.com, Jakarta - Generasi muda, aset berharga bangsa yang menentukan arah masa depan negara. Namun, di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi yang pesat, generasi muda juga menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba.
Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (YAMSA) berkolaborasi dengan Ruang Perempuan bersama Viddy Desy Analia dan Syahril Dahlan, menggelar edukasi yang dikemas dengan apik melalui edutainment (theatrical performance).
Advertisement
Umar Zulkarnain Aziz, Sekretaris YAMSA, mengatakan, tantangan terbesar khususnya generasi muda saat ini adalah penyalahgunaan narkoba.
"Melalui kegiatan ini, kita belajar bersama melindungi diri kita dari narkoba, menjaga teman kita, dan fokus pada masa depan," ungkapnya di SMPN 19, Jakarta Selatan, Rąbu 30 April 2025, pada edutainment bertajuk ‘Membangun Generasi Sehat Bebas Narrkoba’, dalam keterangan diterima.
Dirinya menjelaskan yayasan sosial yang didirikan Nur Asia Uno ini mempunyai tujuan utama bersama-sama melalui peran serta aktif masyarakat memberikan advokasi, edukasi, pendampingan, dan bantuan pada anak-anak, remaja, dan ibu sebagai pencipta generasi yang hebat.
Sementara itu, kegiatan ini juga diapresiasi dan diharapkan terus berkelanjutan dalam membangun awareness terhadap anak untuk tidak dekat dengan narkoba.
Widi, Wakil Kesiswaaan SMPN 19 Jakarta Selatan, menjelaskan, “Mudah-mudahan anak-anak kami terinspirasi dari acara ini dalam mewujudkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, yang salah satunya adalah bermasyarakat. Penting sekali bagi anak-anak dalam hal ini untuk menghindari hal-hal negatif yang ada di lingkungan sekolah hingga luar."
Edukasi
Kegiatan ini menjadi sebuah edukasi yang sangat penting, khususnya untuk anak-anak SMPN 19. Selain guru menumbuhkan karakter untuk anak-anak, pihak luar berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk melengkapi apa saja yang menjadi dibutuhkan anak-anak.
“Kami berharap kerjasama ini tidak hanya berhenti disini, dengan kolaborasi, kita tingkatkan prestasi”, tambah Widi.
Mengingat kegiatan dilaksanakan dengan theatrical performance, siswa-siswa SMPN 19 Jakarta Selatan mengapresiasi cara penyampaian pemateri yang dinilai tidak menjenuhkan.