Cabor Bela Diri Pendulang Medali di Multievent, KONI Ingin JMAE Rutin Digelar Setiap Tahun

KONI menyambut baik kesuksesan Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025. Ajang ini diharapkan melahirkan atlet berbakat di cabor bela diri.

oleh ThomasDiperbarui 05 Mei 2025, 10:37 WIB
Penutupan Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025

Liputan6.com, Jakarta- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sukses menggelar Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 di Baywalk Mall, Pluit pada 30 April sampai 4 Mei 2025. Event yang mempertandingkan tiga cabang olahraga yakni wushu, muaythai dan pencak silat ini diharapkan bisa melahirkan atlet berbakat yang akan mengharumkan nama Indonesia di masa mendatang.

Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 diikuti atlet dari lima wilayah di Jakarta. Untuk cabor pencak silat, Jakarta Barat yang keluar sebagai juara umum dari kompetisi kolaborasi KONI dengan Chandra Asri Group, Barito Pacific dan Barito Renewables itu.

“Selama beberapa hari ini telah melaksanakan pertandingan, kita harapkan nantinya dari Jakarta Martial Arts Extravaganza ini akan lahirkan atlet kebanggaan Indonesia yang membawa Merah Putih berkibar diiringi berkumandangnya lagu Indonesia Raya di kancah internasional,” kata Sekjen KONI Pusat Drs.Tb.Lukman Djajadikusuma

“Selamat kepada para pemenang. Jangan lupa mental para atlet, tidak puas dengan capaian dan tidak pernah menyerah,” tegas pria yang akrab disapa Ade Lukman itu.

JMAE menjadi sangat strategis untuk olahraga Indonesia, pasalnya olahraga bela diri merupakan kontributor medali bagi Indonesia pada multievent. KONI pun ingin Jakarta Martial Arts Extravaganza bisa rutin digelar setiap tahunnya.

“Harapan kami event ini tidak hanya berlangsung tahun ini saja tapi juga di tahun-tahun mendatang. Kenapa cabang bela diri begitu pentinhg? karena pada saat SEA Games 2023 Kamboja, 40% persen medali emas kita dari cabang olahraga bela diri. Oleh karena itu ada potensi besar Indonesia meraih medali emas dari cabor bela diri ini,” jelas Sekjen KONI Pusat melanjutkan.


Konsep Green Sport

Penutupan Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025

Pada hari yang terakhir, juga diselenggarakan Coaching Clinic Wushu yang patut diapresiasi. Semua atlet yang berkompetisi saling bersaing, bersatu mendapatkan pelatihan dari atlet Wushu kebanggaan Indonesia. Salah satu atlet yang melatih para atlet junior peserta JMAE adalah Edgar Xavier Marvelo, peraih medali Perak Men’s Changquan Asian Games Hangzhou tahun 2023. Edgar ditemani Andrea Simon, Arya Gita Sentosa yang juga berprestasi di tingkat nasional serta internasional, ada juga atlet lainnya.

Lanjut Baca:

Tak kalah penting, JMAE menghadirkan terobosan dengan adanya Green Sport, program Chandra Asri yang fokus pada lingkungan. “Yang membedakan, JMAE dengan kejuaraan lain adalah adanya konsep Green Sport yang diusung oleh Chandra Asri melalui kampanye Indonesia Asri, yang diharapkan mampu memberikan edukasi untuk lebih memperhatikan lingkungan,” terang Ade Lukman.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya