Bali Black Out, Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Terdampak

Gangguan kabel laut yang mengakibatkan sebagian Bali mengalami pemadaman listrik berdampak pada suplai listrik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (2/5/2025).

oleh Kori SofiantyDiperbarui 02 Mei 2025, 17:48 WIB
Dua penjaga keamanan tradisional Bali, yang secara lokal dikenal sebagai Pecalang, berpatroli selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945 di luar bandara internasional Ngurah Rai di Badung di pulau resor Bali pada 22 Maret 2023. (AFP/DICKY BISINGLASI)

Liputan6.com, Bali - Gangguan kabel laut yang mengakibatkan sebagian Bali mengalami pemadaman listrik berdampak pada suplai listrik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (2/5/2025). Sekitar pukul 16.30 Wita, bandara mengalami pemadaman.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab dalam siaran persnya mengatakan, saat ini proses pelayanan berjalan dengan menggunakan suplai listrik cadangan dari genset bandara dan kami pastikan bahan bakar solar terpenuhi sebagai langkah antisipasi.

"Kami berupaya optimal memberikan pelayanan di tengah situasi ini dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan," katanya.

Untuk pelayanan pesawat yang tiba hingga saat ini masih berjalan dengan normal. Namun untuk keberangkatan ada beberapa penerbangan yang mengalami keterlambatan dikarenakan waktu perpindahan sumber listrik dari PLN ke genset yang berdampak pada waktu transisi sistem untuk memulai ulang (re-start).

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan semoga operasional dapat segera kembali berjalan normal," katanya. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya