Hardiknas 2025, Prabowo Resmi Luncurkan Program Hasil Terbaik Cepat

Prabowo menyebut pendidikan yang baik menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara.

oleh Lizsa EgehamDiperbarui 02 Mei 2025, 16:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor pendidikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025) (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor pendidikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025). Prabowo menekankan bahwa pendidikan merupakan jalan yang menentukan kebangkitan suatu bangsa.

"Kita mengerti semuanya bahwa pendidikan adalah jalan yang sangat menentukan bagi suatu kebangkitan, bagi kebangkitan suatu bangsa dan negara," kata Prabowo saat memberikan sambutan Hardiknas 2025 di hadapan siswa-siswi SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Dia menyebut pendidikan yang baik menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara. Prabowo menyebut pemerintah pun menempatkan pendidikan di urutan pertama dalam penyusunan APBN.

"Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin kita menjadi negara maju, kalau pendidikan kita tidak baik, pendidikan kita tidak berhasil. Pemerintah secara beruntun dari pemerintah ke masa ke masa selalu menempatkan pendidikan hal utama," tutur Prabowo.

Dalam acara ini, Prabowo tampak didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan besaran bantuan untuk para guru honorer dan guru yang belum lulus Diploma 4/Strata 1. Jumlah bantuan akan disampaikan Prabowo saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang akan digelar di Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 2 Mei 2025.

 

Nominal Bantuan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti menjelaskan nominal bantuan yang diterima para guru akan berbeda. Untuk guru honorer, akan mendapatkan Rp300.000 per bulan.

"Insya Allah akan ada nanti pencanangan program transfer langsung untuk guru honorer masing-masing guru mendapatkan Rp300.000 per bulan," kata Mu'ti di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Sementara itu, guru yang belum lulus Diploma 4 dan Strata 1 masing-masing akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta per semester. Mu'ti menuturkan Prabowo akan menjelaskan secara rinci besaran nominal bantuan tersebut.

"Bantuan untuk guru yang belum D4 atau S1 itu masing-masing Rp3 juta per semester. Nanti angkanya akan disampaikan Pak Presiden pada saat peluncuran di Bogor, Insya Allah pada hari Jumat 2 Mei siang, pada saat Hardiknas," jelasnya.

Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan meluncurkan program prioritas pembangunan sekolah yang ditargetkan rampung pada tahun 2025. Total ada 10.440 sekolah yang akan direnovasi dengan anggaran sebesar Rp16,9 triliun.

"Kami akan ada dalam rangka Hardiknas itu launching program prioritas Pak Presiden pertama adalah untuk launching pembangunan sekolah. Kita rencanakan tahun ini akan dibangun direnovasi 10.440 sekolah," tutur Mu'ti.

 

Digitalisasi

Mu'ti menuturkan kementeriannya juga akan meluncurkan program digitalisasi pendidikan dan bantuan untuk smart classroom. Sebanyak 15.000 sekolah se-Indonesia menjadi sasaran penerima bantuan.

"Nanti Pak Presiden mencanangkan pembangunan 10.440 itu melalui sekolah itu, mudah-mudahan 10.440 itu bisa selesai pada tahun 2025 ini," ujar Mu'ti.

Infografis Prabowo Naikkan Gaji Guru ASN dan Non-ASN Mulai 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya