Jasa Marga Kantongi Untung Rp 927,5 Miliar di Kuartal I-2025

Peningkatan laba bersih Jasa Marga ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA perseroan, serta penurunan biaya keuangan secara konsolidasi sebesar 22,50 persen secara tahunan (YoY).

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 30 April 2025, 18:42 WIB
Jasa Marga dan Badan Usaha Jalan Tol lainnya akan memberlakukan diskon tarif 20 persen untuk Jalan Tol Trans Jawa pada periode arus balik, yang semula hanya berlaku untuk tarif terjauh di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kini akan berlaku untuk perjalanan menerus dari Semarang s.d Jakarta, dengan melakukan tap in di GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang dan melakukan tap out di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (Dok. Jasa Marga)

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan laba bersih di kuartal I Tahun 2025 sebesar Rp 927,49 miliar. Laba Jasa Marga ini melonjak 49,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 4,58 triliun atau tumbuh 8,58 persen dari kuartal I Tahun 2024," jelas Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Ari Wibowo, Rabu (30/4/2025).

Ari menyampaikan, peningkatan laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA perseroan, serta penurunan biaya keuangan secara konsolidasi sebesar 22,50 persen secara tahunan (YoY).

Capaian ini didapat sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang dilakukan oleh perseroan pada Kuartal IV 2024.

"Realisasi EBITDA perseroan juga meningkat sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha, yaitu mencapai Rp 3,02 triliun atau tumbuh sebesar 9,15 persen. Dengan realisasi EBITDA margin yang lebih baik dibandingkan dengan kuartal I Tahun 2024 yaitu mencapai level 65,84 persen," terangnya.

"Nilai pendapatan usaha perseroan didorong oleh kontribusi dari kinerja pendapatan jalan tol sebesar Rp 4,25 triliun. Meningkat 8,42 persen dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp 328,02 miliar, tumbuh 10,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkapnya.

Langkah Strategis 

Pelaksanaan equity financing PT JTT merupakan upaya strategis Jasa Marga untuk memperkuat kapasitas keuangan yang tercermin dari tingkat solvabilitas yang semakin sehat pada kuartal I 2025.

Tingkat Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat dari 2,71x pada kuartal I 2024 menjadi 3,81 kali. Tingkat Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) perseroan juga terjaga dengan baik pada level 1,06 kali.

 

Pasar Jasa Marga

PT Jasa Marga Tbk mengungkap ada 16 ribu kendaraan kekurangan saldo di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang sehingga menghambat laju kendaraan. (Foto: PT Jasa Marga Tbk).

Diketahui, Jasa Marga Group masih memegang posisi market leader di industri jalan tol, dengan total panjang yang telah beroperasi sepanjang 1.286 km.

Setara 43 persen jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia, serta total konsesi jalan tol yang dikelola oleh Perseroan mencapai 1.736 km.

Dalam mengelola proyek jalan tol baru, perseroan berkomitmen untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin melalui pengendalian aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap.

 

Progres Jalan Tol

Jasa Marga buka jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,60 km dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,35 km. (Foto: Jasa Marga)

Sampai dengan akhir Maret 2025, pencapaian progres pembangunan ruas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Kraksaan (88,20 persen), Segmen Kraksaan-Paiton (80,92 persen), segmen Paiton-Besuki (68,09 persen), Jalan Tol Yogyakarta-Bawen segmen Ambarawa-Bawen (58,78 persen).

Lalu, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo segmen Klaten-Purwomartani (83,47 persen), Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan segmen Bojongmangu-Sadang (90,98 persen), dan Jalan Tol Akses Patimban yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan (83,48 persen).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya