Budi Arie Setiadi: Lewat Koperasi Merah Putih Kita Berantas Tengkulak dan Kemiskinan Ekstrem

Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro, Nomor 30, Kota Medan, Rabu (30/4).

oleh Reza EfendiDiperbarui 30 April 2025, 18:57 WIB
Menteri Koperasi dan UMKM, Budi Arie Setiadi

Liputan6.com, Medan - Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro, Nomor 30, Kota Medan, Rabu (30/4).

Hadir dalam sosialisasi, Menteri Koperasi dan UMKM, Budi Arie Setiadi. Dikatakan Budi Arie, Koperasi Merah Putih merupakan langkah awal perekonomian yang besar. Koperasi ini juga akan menjadi instrumen penting dalam memberantas kemiskinan ekstrem.

"Kalau kami lihat, ada sekitar Rp 300 triliun perputaran uang di tengkulak. Kemudian tengkulak membeli produk petani dengan harga murah. Lewat Koperasi Merah Putih, kita berantas itu, kita berantas kemiskinan ekstrem dengan cepat lewat koperasi," kata Budi Arie Setiadi.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution menegaskan, siap melaksanakan program Koperasi Merah Putih yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Bobby juga optimis Koperasi Merah Putih mampu menjadi pendongkrak perekonomian Sumut.

Disebutkan, ada 6.110 desa/kelurahan di Sumut, terdiri dari 5.417 desa dan 693 kelurahan. Dengan jumlah tersebut, Koperasi Desa/Kelurahan Merah akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian Sumut.

"Kalau satu koperasi mendapatkan Rp 5 miliar, berarti ada sekitar Rp 30 triliun lebih putaran uang bertambah di Sumut, dan itu terjadi di desa. Ini akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian kita," sebutnya.

 

Langkah Awal

Gubernur Sumut, Bobby Nasution

Sebagai langkah awal, Kementerian Koperasi dan UMKM akan membentuk 80 Koperasi Merah Putih percontohan di seluruh Indonesia. Walau begitu, sampai saat ini sudah ada 35 koperasi yang sudah dibentuk Pemprov Sumut.

"Ada 80 koperasi percontohan yang akan dibentuk, mudah-mudahan paling tidak 10 ada di Sumut," kata Bobby Nasution, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyambut baik program ini. Apalagi desa/kelurahan sebagai titik awal pembangunan.

"Desa menjadi tolok ukur dan tempat pertama miniatur pembangunan Indonesia, itu akan luar biasa," kata Gus Irawan.

Atasi Kemiskinan

Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro, Nomor 30, Kota Medan, Rabu (30/4)

Wali Kota Medan, Rico Waas, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Suriyono, yang hadir, menyebut, Koperasi Merah Putih ini diharapkan jadi instrumen penting dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.

Hadir pada acara sosialisasi ini bupati/wali kota se-Sumut, Kepala Perwakilan BI Sumut, Rudy B Hutabarat. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut, lurah dan kepala desa se-Sumut, serta pejabat Kementerian Koperasi dan UMKM.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya