3 Pernyataan Gubernur Jakarta Pramono Anung soal Wajibkan ASN Pakai Angkutan Umum Tiap Rabu

Gubernur Jakarta Pramono Anung memaksa para para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jakarta agar menaiki transportasi umum setiap hari Rabu.

oleh Devira PrastiwiArviola Marchsyalina SyurgandariDiterbitkan 30 April 2025, 18:02 WIB
Menggunakan transportasi umum, Pramono Anung berangkat dari rumah dinasnya di sekitaran Taman Surapati, Jakarta Pusat menuju kawasan Matraman di Jakarta Timur. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung memaksa para para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jakarta agar menaiki transportasi umum setiap hari Rabu. Bahkan, Pramono sudah menandatangani Instruksi Gubernur atau Ingub untuk hal tersebut.

Ingub Nomor 6 Tahun 2025 perihal Kewajiban Menggunakan Transportasi Umum untuk Seluruh Pegawai di Balai Kota Jakarta Setiap Hari Rabu.

"Kami sudah menandatangani pergub bahwa setiap hari Rabu, kami akan ‘setengah memaksa’ semua ASN di Jakarta. Mereka harus naik angkutan umum," kata Pramono, seperti dilansir Antara, Senin 28 April 2025.

Sebab, kata Pramono, dirinya sudah mendapatkan laporan dari Dinas Perhubungan maupun dari Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza bahwa saat ini fasilitas angkutan umum di Jakarta sebenarnya sudah 91 persen terkoneksi.

Namun masalahnya, lanjut Pramono, belum banyak masyarakat yang mau memanfaatkan fasilitas tersebut.

Dan pada hari ini, Rabu (30/4/2025) merupakan hari pertama kebijakan ASN Jakarta naik angkutan umum atau transportasi umum. Tak terkecuali Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Dia mengawali harinya dengan menggunakan transportasi umum, TransJakarta untuk berangkat kerja di kegiatan pertamanya di kawasan Matraman.

Namun dikarenakan waktunya mepet untuk menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, maka dari kawasan Matraman dia pun meminta izin agar melanjutkannya dengan mobil dinas.

"Dari tempat ini (Matraman) saya ke DPR, saya enggak bisa kalau enggak naik kendaraan pribadi, mobil dinas. Karena pasti saya akan terlambat dan lebih takut lagi kalau di DPR terlambat, itu kan enggak mudah," kata Pramono sebelum meninggalkan agenda pertamanya di kawasan Matraman, Rabu (30/4/2025).

Berikut sederet pernyataan Pramono Anung soal kebijakan baru mewajibkan ASN Jakarta naik transportasi umum tiap rabu dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Keluarkan Aturan Wajibkan ASN Jakarta Naik Transportasi Umum

Gubernur Jakarta Pramono Anung saat naik bus Transjakarta di Rabu pertama kebijakan ASN wajib naik transportasi umum. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro).

Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo akan memaksa para para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jakarta agar menaiki transportasi umum setiap hari Rabu.

Bahkan, Pramono sudah menandatangani peraturan gubernur (pergub) untuk hal tersebut.

"Kami sudah menandatangani pergub bahwa setiap hari Rabu, kami akan ‘setengah memaksa’ semua ASN di Jakarta. Mereka harus naik angkutan umum," kata Pramono, seperti dilansir Antara.

Pramono mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya agar pengguna transportasi umum terus meningkat.

Sebab, kata Pramono, dirinya sudah mendapatkan laporan dari Dinas Perhubungan maupun dari Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza bahwa saat ini fasilitas angkutan umum di Jakarta sebenarnya sudah 91 persen terkoneksi.

Namun masalahnya, lanjut Pramono, belum banyak masyarakat yang mau memanfaatkan fasilitas tersebut.

 

2. Wajibkan ASN Pemprov Jakarta Naik Angkutan Umum Tiap Rabu

Namun, sebagian ASN ada yang diizinkan untuk bekerja dari rumah atau work from anywhere (WFA). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Untuk itu, Pramono pun memutuskan setiap hari Rabu, fasilitas (transportasi) yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jakarta tidak disiapkan.

"Supaya ASN di Jakarta ini akan naik transportasi umum dan mereka akan kita gratiskan," kata Pramono.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur atau Ingub Nomor 6 Tahun 2025 perihal Kewajiban Menggunakan Transportasi Umum untuk Seluruh Pegawai di Balai Kota Jakarta Setiap Hari Rabu.

 

3. Awali Hari Naik Angkutan Umum, Minta Maaf Harus Lanjut Naik Mobil

Gubernur Jakarta Pramono Anung berbincang dengan awak media di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2025) (Istimewa)

Gubernur Pramono Anung mengawali harinya dengan menggunakan transportasi umum, TransJakarta untuk berangkat kerja di kegiatan pertamanya di kawasan Matraman.

Namun dikarenakan waktunya mepet untuk menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, maka dari kawasan Matraman dia pun meminta izin agar melanjutkannya dengan mobil dinas.

"Dari tempat ini (Matraman) saya ke DPR, saya enggak bisa kalau enggak naik kendaraan pribadi, mobil dinas. Karena pasti saya akan terlambat dan lebih takut lagi kalau di DPR terlambat, itu kan enggak mudah," kata Pramono sebelum meninggalkan agenda pertamanya di kawasan Matraman, Rabu (30/4/2025).

"Maka dengan segala hormat setelah ini saya akan naik kendaraan pribadi, kendaraan dinas," imbuh Pramono.

Namun Pramono berjanji, usai kegiatannya di DPR selesai, dia akan pulang dengan kembali menggunakan transportasi umum.

"Setelah selesai DPR, saya pulang ke rumah, saya akan menggunakan transportasi umum kembali. Ini adalah bagian dari bagaimana kita konsekuen untuk mengatur itu," ungkap Pramono.

Infografis Ragam Tanggapan Usulan Kenaikan Tarif Transportasi Warga Non-DKI. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya