Potret Bursa Kerja yang Tak Pernah Sepi

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 29 April 2025, 15:05 WIB
Potret Bursa Kerja yang Tak Pernah Sepi
Sebagai dampak dari memanasnya perang dagang, International Monetary Fund (IMF) memperkirakan tingkat pengangguran di Indonesia akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Laporan World Economic Outlook edisi April 2025 yang dirilis Selasa (22/4/2025), IMF memproyeksi angka pengangguran di Indonesia mencapai 5,0 persen pada tahun 2025 atau naik dari 4,9 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, laporan Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi sepanjang 2024 mencapai 77.965 orang. Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran pada Agustus 2024 tercatat sebesar 7,47 juta orang atau meningkat dari 7,20 juta orang pada Februari 2024.
Orang-orang menghadiri bursa kerja yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga di Surabaya pada Selasa 29 April 2025. (Juni KRISWANTO/AFP)
Sebagai dampak dari memanasnya perang dagang, International Monetary Fund (IMF) memperkirakan tingkat pengangguran di Indonesia akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan. (Juni KRISWANTO/AFP)
Laporan World Economic Outlook edisi April 2025 yang dirilis Selasa (22/4/2025), IMF memproyeksi angka pengangguran di Indonesia mencapai 5,0 persen pada tahun 2025 atau naik dari 4,9 persen dari tahun sebelumnya. (Juni KRISWANTO/AFP)
Pada 2026, jumlah pengangguran di Indonesia diperkirakan akan naik menjadi 5,1 persen. (Juni KRISWANTO/AFP)
Di sisi lain, laporan Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi sepanjang 2024 mencapai 77.965 orang. (Juni KRISWANTO/AFP)
Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran pada Agustus 2024 tercatat sebesar 7,47 juta orang atau meningkat dari 7,20 juta orang pada Februari 2024. (Juni KRISWANTO/AFP)
Angka PHK pada 2024 meningkat sebesar 20,2persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Juni KRISWANTO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya