Imbas Blokade Ketat Israel, Krisis Kemanusiaan di Gaza Kian Memburuk

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 28 April 2025, 20:05 WIB
Krisis Kemanusiaan di Gaza Kian Memburuk Imbas Blokade Ketat Israel
Krisis kemanusiaan di Gaza memburuk secara signifikan sejak Israel memblokir semua bantuan yang masuk ke wilayah tersebut pada 2 Maret 2025 lalu. Hampir delapan pekan, Israel memblokade ketat semua bantuan yang masuk ke wilayah Gaza. Imbas blokade ketat Israel tersebut, warga Palestina di Gaza terancam kehilangan sumber pangan utama. Sejumlah dapur-dapur umum diperkirakan akan berhenti beroperasi dalam beberapa hari ke depan. Situasi ini semakin mengkhawatirkan mengingat sekitar 80 persen lebih dari dua juta penduduk Gaza bergantung pada dapur umum tersebut. Sementara, pemerintah Israel menyatakan kebijakan itu untuk menekan kelompok Hamas agar membebaskan para sandera yang masih ditahan.
Anak laki-laki Palestina membawa jeriken berisi air dari titik distribusi di kamp pengungsi Bureij, Jalur Gaza tengah pada 28 April 2025. (Eyad BABA/AFP)
Krisis kemanusiaan di Gaza memburuk secara signifikan sejak Israel memblokir semua bantuan yang masuk ke wilayah tersebut pada 2 Maret 2025 lalu. (Eyad BABA/AFP)
Hampir delapan pekan, Israel memblokade ketat semua bantuan yang masuk ke wilayah Gaza. (Eyad BABA/AFP)
mbas blokade ketat Israel tersebut, warga Palestina di Gaza terancam kehilangan sumber pangan utama. (Eyad BABA/AFP)
Sejumlah dapur-dapur umum diperkirakan akan berhenti beroperasi dalam beberapa hari ke depan. (Eyad BABA/AFP)
Situasi ini semakin mengkhawatirkan mengingat sekitar 80 persen lebih dari dua juta penduduk Gaza bergantung pada dapur umum tersebut. (Eyad BABA/AFP)
Pemerintah Israel menyatakan kebijakan itu untuk menekan kelompok Hamas agar membebaskan para sandera yang masih ditahan. (Eyad BABA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya