Cuaca Indonesia Hari Ini Selasa 29 April 2025: Mayoritas Langit Indoneisa Pagi hingga Malam Cerah dan Berawan

Langit sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa pagi (29/4/2025) diprediksi cerah, cerah berawan, berawan dan hujan ringan. Seperti itulah prakiraan cuaca Indonesia hari ini.

oleh Elza Puti PramataDiterbitkan 29 April 2025, 07:30 WIB
Pria main skateboard saat cuaca cerah di Jakarta, Selasa (1/12/2020). Kota Jakarta dengan langit biru menambah keindahan hutan beton. BMKG bahwa kualitas udara Jakarta jadi baik dalam dua minggu ini, Jakarta mengalami hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Langit sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa pagi (29/4/2025) diprediksi cerah, cerah berawan, berawan, hujan dengan intensiitas ringan. Seperti itulah prakiraan cuaca Indonesia hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, cuaca di sebagian besar kota-kota Indonesia pada siang hari nanti diprakirakan bakal cerah, di antaranya Denpasar, Jakarta Pusat, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Tarakan, Ambon, Mataram, Manado, Padang, dan Palembang.

Namun tak sedikit kota-kota besar di Indonesia yang diguyur hujan dengan intensitas ringan pada siang nanti, seperti Banda Aceh, Bengkulu, Pontianak, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Manokwari, Pekanbaru, dan Medan. 

Selanjutnya, malam hari nanti, cuaca Indonesia sebagian besar diprediksi berawan, cerah berawan, cerah, dan turun hujan berintensitas ringan di Pekanbaru. 

Berikut informasi prakiraan cuaca Indonesia selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.id:

 Kota  Pagi  Siang  Malam
 Banda Aceh  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Denpasar  Cerah  Cerah  Cerah
 Serang  Cerah Berawan  Berawan  Berawan
 Bengkulu  Cerah  Hujan Ringan  Cerah
 Yogyakarta   Cerah  Cerah Berawan  Cerah
 Jakarta Pusat   Cerah  Cerah  Cerah
 Gorontalo   Berawan  Berawan  Cerah Berawan
 Jambi   Cerah  Cerah Berawan  Berawan
 Bandung   Cerah  Cerah  Cerah
 Semarang   Cerah  Cerah  Cerah 
 Surabaya   Cerah  Berawan   Berawan
 Pontianak   Cerah   Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Banjarmasin   Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Palangkaraya  Cerah Berawan   Cerah  Berawan
 Samarinda  Berawan  Berawan  Hujan Ringan
 Tarakan   Hujan Ringan  Cerah  Cerah Berawan 
 Pangkal Pinang  Cerah  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Tanjung Pinang   Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Bandar Lampung  Hujan Ringan  Berawan  Berawan
 Ambon   Cerah  Cerah  Cerah
 Ternate   Berawan  Cerah Berawan  Berawan
 Mataram   Cerah  Cerah  Cerah
 Kupang   Cerah Berawan  Berawan  Berawan
 Kota Jayapura  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan
 Manokwari   Berawan  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Pekanbaru   Berawan   Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Mamuju   Berawan  Berawan  Berawan
 Makassar   Berawan  Berawan   Berawan
 Kendari   Berawan  Berawan  Berawan
 Manado    Cerah   Cerah  Berawan
 Padang   Cerah   Cerah  Berawan
 Palembang  Berawan   Cerah  Cerah
 Medan   Cerah  Hujan Ringan  Cerah Berawan

Inspirasi Gaya Outfit Stylish untuk Menghadapi Cuaca yang Berubah-ubah

Ilustrasi Perempuan tengah Mengenakan Little Black Dress/copyright freepik.com/ArthurHidden

Cuaca yang tak menentu seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam memilih outfit harian. Pagi bisa terasa dingin dan mendung, siang tiba-tiba panas terik, lalu sore disambut gerimis atau hujan deras. Kalau tidak pintar-pintar memadu padankan pakaian, bisa-bisa merasa tak nyaman sepanjang hari atau malah salah kostum.

Tapi tenang, kamu tetap bisa tampil stylish sekaligus nyaman meski cuaca berubah-ubah. Kuncinya adalah memilih outfit yang fleksibel dan mudah di-layering, serta memadukan bahan dan aksesori yang mendukung berbagai kondisi. Fashion tak harus ribet, asal tahu triknya!

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan inspirasi gaya yang bisa menyesuaikan dengan perubahan cuaca tanpa mengorbankan estetika. Mulai dari pilihan outerwear yang multifungsi, hingga tips padu padan outfit yang cocok untuk suasana hangat dan dingin sekaligus. Yuk, intip ide-ide tampil kece di tengah cuaca yang labil!

1. Layering dengan Kemeja dan Inner Basic

Gunakan tank top atau kaos basic sebagai lapisan pertama, lalu padukan dengan kemeja longgar berbahan katun. Saat cuaca hangat, kemeja bisa dilepas dan dijinjing dengan gaya santai. Kalau mendadak dingin, tinggal dipakai kembali.

2. Oversized Blazer untuk Tampilan Chic dan Fungsional

Blazer berbahan ringan tapi tetap hangat bisa jadi penyelamat gaya di cuaca tak menentu. Cocok dipadukan dengan dress mini, rok plisket, atau celana kulot untuk tampilan semi-formal yang tetap nyaman.

3. Sweater Tipis atau Knitwear Ringan

Pilih sweater berbahan ringan yang tetap memberi kehangatan saat angin berhembus. Padukan dengan celana jin atau rok midi untuk look cozy tapi tetap fashionable.

4. Outerwear Multifungsi seperti Trench Coat atau Jaket Parasut

Trench coat dan jaket parasut ringan bisa melindungi dari gerimis atau angin tanpa membuat gerah. Pilih warna netral agar mudah dipadukan dengan outfit lain.

5. Maxi Dress + Denim Jacket

Maxi dress yang flowy memberi kenyamanan saat panas, sementara denim jacket jadi andalan saat cuaca mulai dingin. Kombinasi ini cocok untuk tampilan feminin dan tetap fleksibel.

6. Celana Kulot dan Atasan Lengan Panjang

Celana kulot memberi sirkulasi udara yang baik, cocok untuk cuaca hangat. Padukan dengan atasan lengan panjang berbahan ringan agar tetap nyaman saat angin bertiup.

7. Rok Midi + Sweater Crop atau Cardigan

Gaya feminin ini cocok untuk segala suasana. Saat gerah, kamu bisa lepas cardigannya; saat mulai dingin, tinggal dipakai lagi. Pilih warna-warna pastel untuk kesan cerah dan segar. 

8. Outfit Monokrom + Aksesori Statement

Saat bingung cuaca bakal seperti apa, bermain aman dengan outfit monokrom. Hitam, putih, atau beige selalu jadi pilihan yang aman. Tambahkan aksesori seperti syal, topi, atau tas warna bold untuk sentuhan stylish yang segar.

Benarkah Cuaca Dingin Bisa Bikin Kolesterol Naik? Ini Penjelasannya

Merokok tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga memengaruhi kadar kolesterol. (Foto/Dok: freepik.com/cookie_studio)

Musim hujan yang datang pada bulan Januari sering kali dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit seperti flu dan batuk. Namun, selain infeksi virus, musim dingin atau cuaca dingin disebut-sebut juga bisa menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh, yang berujung pada risiko serangan jantung atau stroke.

Sebuah penelitian dari State University of Campinas di Brasil menemukan bahwa kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah cenderung meningkat saat musim dingin dan akan menurun kembali ketika cuaca menjadi lebih hangat.

Meskipun perubahan musim di Indonesia tidak ekstrem, penting untuk mengetahui bagaimana kondisi cuaca dapat memengaruhi kesehatan, terutama kadar kolesterol. Dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (11/04/2025). Menurut dr. Filipe Moura, pemimpin penelitian dari State University of Campinas, Di musim dingin, orang akan mengonsumsi lebih banyak kalori dan makanan berlemak, hal itu bisa berdampak pada kolesterol jahat mereka.

Selain itu, dr. Muliaman Mansyur dari Kalbe Nutritionals juga menuturkan bahwa perubahan kadar kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke di musim dingin. Namun, di Indonesia, perbedaan suhu tidak terlalu signifikan sehingga dampaknya tidak terlalu besar.

Kolesterol Cenderung Meningkat di Musim Dingin

Penelitian yang dilakukan oleh State University of Campinas di Brasil menunjukkan bahwa kadar kolesterol jahat atau LDL mengalami peningkatan selama musim dingin. Ketika suhu kembali menghangat, kadar kolesterol tersebut akan menurun. Temuan ini menjadi perhatian khusus bagi negara-negara yang mengalami empat musim karena fluktuasi suhu yang tajam bisa berdampak pada kesehatan jantung.

Di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Eropa, perubahan suhu yang signifikan dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol yang lebih terasa. Hal ini dikarenakan pola makan dan gaya hidup yang cenderung berubah saat musim dingin.

Oleh karena itu, penting bagi penduduk di negara empat musim untuk lebih memperhatikan asupan makanan dan aktivitas fisik mereka selama musim dingin.

Infografis 4 Anomali Cuaca Pemicu Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya