Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan MLS antara Inter Miami dan FC Dallas yang digelar di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Minggu (27/4/2025) waktu setempat, menyajikan drama luar biasa. FC Dallas berhasil menang 4-3 atas Inter Miami, yang tampil tanpa bintangnya, Lionel Messi, Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Jordi Alba. Kemenangan FC Dallas ini semakin dramatis karena mereka mampu bangkit dari ketertinggalan 3-1 di babak kedua.
Inter Miami sempat unggul dominan di babak pertama dan awal babak kedua. Gol-gol dari Fara Picault (menit ke-16), Allen Obando (menit ke-29), dan David Martinez (menit ke-56) membuat pendukung Inter Miami berpesta. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah FC Dallas melakukan comeback gemilang di babak kedua.
Advertisement
Shaq Moore membuka skor untuk FC Dallas di menit ke-8, sebelum akhirnya tim tamu membalikkan keadaan lewat gol-gol dari Osaze Urhoghide (menit ke-64), Anderson Julio (menit ke-69), dan Pedrinho (menit ke-81).
Kehadiran Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, di starting XI FC Dallas juga menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar sepak bola Indonesia. Paes bermain penuh selama 90 menit dan menjadi bagian penting dalam kemenangan dramatis timnya.
Pertandingan ini juga menandai berakhirnya rekor tak terkalahkan Inter Miami di MLS musim ini, sementara FC Dallas memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang menjadi enam pertandingan, rekor terpanjang dalam sejarah klub.
Babak Pertama Berakhir 2-1 untuk Keunggulan Inter Miami
Babak pertama dimulai dengan gol cepat Shaq Moore untuk FC Dallas di menit ke-8. Namun, Inter Miami langsung merespon dengan cepat. Fara Picault menyamakan kedudukan di menit ke-16. Inter Miami kemudian mengambil alih kendali pertandingan dan berhasil unggul 2-1 sebelum turun minum lewat gol Allen Obando di menit ke-29. Meskipun tanpa diperkuat Messi dan Suarez, Inter Miami menunjukkan permainan yang cukup solid di babak pertama.
Kehilangan dua bintang besar mereka, Inter Miami tetap mampu memberikan perlawanan sengit kepada FC Dallas. Strategi dan kerjasama tim yang baik terlihat di lapangan, meskipun beberapa peluang emas masih gagal dikonversi menjadi gol. Namun, keunggulan 2-1 di babak pertama menjadi modal berharga bagi Inter Miami untuk menghadapi babak kedua.