Liputan6.com, Jakarta Film animasi Jumbo persembahan Visinema Studios kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam waktu kurang dari 30 hari penayangan di bioskop, Jumbo berhasil mengumpulkan 7 juta penonton, menegaskan posisinya sebagai salah satu film terlaris dalam sejarah perfilman Indonesia.
Pencapaian ini menjadikan Jumbo sebagai film Indonesia ketiga yang sukses meraih lebih dari 7 juta penonton, menyusul KKN di Desa Penari (2022) dan Agak Laen (2024).
Advertisement
Jumbo kini resmi duduk di posisi ketiga dalam daftar "Top 3 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa", menggeser Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) dengan 6,8 juta penonton.
Selain memperkaya pilihan tontonan untuk keluarga dan anak-anak, Jumbo juga menjadi bukti nyata bahwa film animasi lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di tengah dominasi film live action.
“Pencapaian film animasi Jumbo menjadi pemantik semangat baru bagi Visinema Studios untuk terus konsisten melahirkan karya-karya baru yang berkualitas. Kami senantiasa berupaya menciptakan tontonan yang dapat dinikmati oleh anak-anak dan keluarga Indonesia," ujar CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, dalam keterangan tertulisnya.
Milik Anak Indonesia
Herry juga menambahkan bahwa keberhasilan Jumbo tak hanya soal angka, melainkan menjadi dorongan semangat bagi seluruh tim Visinema Studios.
"Film Jumbo sudah menjadi milik anak-anak dan keluarga Indonesia sesuai dengan tagline kami #JumboUntukSemua. Tentunya, apa yang telah diraih oleh Jumbo menjadi booster baru bagi seluruh keluarga besar Visinema Studios dan Visinema Group," katanya.
Bagian dari Keseharian
Penulis dan sutradara Jumbo Ryan Adriandhy mengungkapkan, Jumbo kini juga telah menjadi bagian dari keseharian banyak keluarga di Indonesia. Ryan selalu memanifestasikan doa-doa baik, yang pada akhirnya terwujud lewat karya debutnya sebagai sutradara untuk film animasi panjang.
“Masih sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Sangat terharu karena ternyata Jumbo bisa diterima dengan begitu hangat oleh banyak orang. Selain itu, energi dari para penontonjuga sangat besar," terangnya.
"Melihat potongan-potongan cerita dari Jumbo dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari, itu sungguh luar biasa. Rasanya tidak ada kata lain selain bersyukur dan berterima kasih. Semoga kami selalu bisa menghasilkan karya yang terbaik,” tutup RyanAdriandhy.