Liputan6.com, Jakarta - Unit investasi dari penerbit Stablecoin, Tether Investments baru saja menambah kepemilikan saham di Klub Sepak Bola Juventus.
Melansir Cointelegraph, Jumat (25/4/2025) dengan investasi terbarunya, Tether meningkatkan total partisipasinya di Juventus menjadi lebih dari 10,12% dari modal saham yang diterbitkan, yang mewakili 6,18% hak suara.
Advertisement
Investasi tersebut mengikuti akuisisi awal Tether sebesar 8,2% dari saham Juventus yang diterbitkan.
CEO Tether Paolo Ardoino mengatakan, akuisisi saham ini bukan hanya manuver keuangan jangka pendek perusahaan, tetapi komitmen untuk inovasi dan kolaborasi jangka panjang.
"Kami percaya Juventus diposisikan secara unik untuk memimpin baik di lapangan maupun dalam merangkul teknologi yang dapat meningkatkan keterlibatan penggemar, pengalaman digital, dan ketahanan finansial. Kami gembira dengan peluang di masa mendatang," ujar Ardoino.
Tether juga mengumumkan niatnya untuk bekerja sama erat dengan para pemimpin dan pemangku kepentingan klub sepak bola tersebut, serta memberikan dukungan finansial lebih lanjut
"Sebagai bentuk lebih lanjut dari komitmen jangka panjangnya, Tether juga terbuka untuk berpartisipasi dalam setiap suntikan ekuitas di masa mendatang untuk membantu memperkuat fondasi keuangan Juventus dan menghindari dilusi posisinya," demikian keterangan resmi penerbit Stablecoin itu.
Pendiri Obchakevich Research, Alex Obchakevich, menilai bahwa penambahan kepemilikan saham Tether di Juventus memberi sinyal kepada investor dan pengguna non-kripto bahwa perusahaan tersebut lebih dari sekadar penerbit Stablecoin.
"Ini juga merupakan cara untuk meningkatkan citra Anda di mata regulator (terutama di Uni Eropa) dengan menunjukkan transparansi dan stabilitas," jelasnya.
Obchakevich juga mengungkapkan, ia yakin Tether berusaha untuk kembali ke pasar Eropa setelah kehilangan akses karena masalah kepatuhan dengan Peraturan Pasar Aset Kripto (MiCA).
Sebagai informasi, Juventus merupakan klub sepak bola profesional yang berbasis di Turin, Italia, yang secara luas dianggap sebagai salah satu tim paling sukses dan populer dalam sejarah sepak bola Italia dan Eropa. Didirikan pada tahun 1897, Juventus, yang umumnya dikenal sebagai Juve, berkompetisi di Serie A, liga sepak bola teratas Italia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Tether Awali 2025 dengan Belanja Bitcoin
Ini merupakan akuisisi terbaru dari serangkaian investasi panjang oleh Tether.
Sebelumnya, Tether juga terlibat dalam penambangan Bitcoin. Penerbit Stablecoin tersebut baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk menyebarkan hashrate Bitcoin yang ada dan yang akan datang ke kumpulan penambangan Bitcoin milik Ocean untuk memperkuat desentralisasi jaringan.
Tether juga baru saja membeli 8.888 Bitcoin pada kuartal pertama tahun 2025. Data dari platform analitik onchain Arkham Intelligence menunjukkan, Tether saat ini memegang 95.721 BTC, yang bernilai sekitar USD 8,89 miliar.
Pada akhir Maret 2025, Tether juga menginvestasikan USD 11,4 juta di perusahaan media Italia Be Water. Beberapa investasi tersebut telah membuahkan hasil, dengan alternatif YouTube asal Kanada Rumble baru-baru ini meluncurkan dompetnya dengan dukungan untuk stablecoin USDT milik Tether. Hal ini terjadi setelah Tether menginvestasikan USD 775 juta di Rumble pada akhir tahun 2024.
Tether Diperkirakan Sudah Bersiap Tambah Saham Juventus
Belanja Tether baru-baru ini didorong oleh niat perusahaan untuk melakukan lindung nilai terhadap jatuhnya dolar AS.
Namun, Obchakevich berpendapat bahwa ini bukanlah keseluruhan cerita karena "perusahaan seperti Tether bermain untuk jangka panjang, dan penurunan dolar secara situasional di pasar karena tarif tidak akan menjadi alasan untuk mengeluarkan uang dengan cepat."
"Kesepakatan dengan Juventus bukanlah cerita situasional, saya yakin itu sudah dipersiapkan jauh sebelum tarif dan dolar jatuh," bebernya.