Liputan6.com, Jakarta - Teori mengejutkan muncul terkait minimnya penampilan Darwin Nunez bersama Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. Menurut laporan, The Reds sengaja membatasi waktu bermain penyerang Uruguay tersebut untuk menghindari kewajiban finansial tambahan kepada Benfica.
Saat Liverpool hanya membutuhkan satu poin lagi untuk mengamankan gelar juara setelah hasil imbang 2-2 antara Arsenal dan Crystal Palace pada tengah pekan. Namun, di balik kesuksesan tersebut, nasib Nunez menyimpan kisah berbeda.
Advertisement
Penyerang berusia 25 tahun ini didatangkan ke Merseyside pada musim panas 2022 dengan struktur transfer kompleks. Biaya awal sekitar 64 juta poundsterling, dengan bonus performa, berpotensi mendorong total nilai transfernya hingga 85 juta poundsterling.
Media Portugal A Bola mengungkap fakta mencengangkan bahwa Liverpool harus membayar tambahan 4,2 juta poundsterling kepada Benfica jika Nunez menjadi starter dalam satu pertandingan lagi di Liga Premier atau Liga Champions. Statistik menunjukkan bahwa dirinya baru mencatatkan 59 penampilan sebagai pemain utama di kedua kompetisi tersebut.
Performa Nunez yang tidak konsisten sepanjang musim ini menambah kompleksitas situasi. Tidak mengherankan jika spekulasi kepergiannya mulai bermunculan, sementara manajemen Liverpool tampaknya juga menerapkan strategi finansial yang cermat.
Pencarian Penyerang Ideal Liverpool di Tengah Persaingan Transfer
Arne Slot telah memperlihatkan pola taktik yang konsisten dalam mengelola lini serang Liverpool. Tak peduli apakah Darwin Nunez, Diogo Jota, atau Luis Diaz yang mengisi posisi nomor sembilan, pelatih berkebangsaan Belanda itu sering kali menginstruksikan penyerangnya untuk beroperasi lebih dalam dan berfungsi sebagai penghubung bagi rekan-rekan setimnya, terutama Mohamed Salah.
Dengan perpanjangan kontrak dua tahun yang baru ditandatangani Salah di Anfield, langkah logis berikutnya adalah mencari striker yang memiliki kemampuan superior dalam menghubungkan permainan di area sempit pertahanan lawan.
Sepanjang musim ini, The Reds telah dikaitkan dengan beberapa target potensial berkaliber tinggi. Nama Alexander Isak dari Newcastle United dan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi incaran utama yang terus diperbincangkan.
Namun, perburuan striker idaman tidak akan mudah bagi Liverpool. Untuk mendapatkan salah satu dari penyerang berkualitas tersebut, mereka kemungkinan harus merogoh kocek hingga 100 juta poundsterling, angka yang menunjukkan betapa ketatnya pasar transfer untuk penyerang elite dunia.