Hingga Juni 2025, Tidak Ada Kenaikan Tarif Dasar Listrik

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 22 April 2025, 10:15 WIB
Hingga Juni 2025, Tidak Ada Kenaikan Tarif Dasar Listrik
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak akan ada kenaikan tarif tenaga listrik untuk periode April hingga Juni 2025. Hal ini berlaku baik untuk pelanggan bersubsidi maupun nonsubsidi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengonfirmasi bahwa tarif tetap berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi dan 24 golongan pelanggan subsidi. Keputusan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha, sehingga tarif tenaga listrik triwulan II tahun 2025 tidak berubah atau sama dengan tarif tenaga listrik periode triwulan I di tahun 2025. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut bahwa stabilitas tarif ini merupakan strategi menjaga keseimbangan ekonomi.
Penjaga melakukan pengecekan meteran listrik di salah satu area rumah susun di Jakarta, Senin (21/4/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak akan ada kenaikan tarif tenaga listrik untuk periode April hingga Juni 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Hal ini berlaku baik untuk pelanggan bersubsidi maupun nonsubsidi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengonfirmasi bahwa tarif tetap berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi dan 24 golongan pelanggan subsidi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Keputusan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha, sehingga tarif tenaga listrik triwulan II tahun 2025 tidak berubah atau sama dengan tarif tenaga listrik periode triwulan I di tahun 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangan resminya pada 27 Maret 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut bahwa stabilitas tarif ini merupakan strategi menjaga keseimbangan ekonomi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya