Liputan6.com, Jakarta - Manchester United makin dekat mewujudkan ambisi menambal lini serang skuad racikan Ruben Amorim di bursa transfer musim panas 2025.
Laporan CaughtOffside mengungkap Setan Merah berpeluang segera merekrut gelandang serang incaran, Xavi Simons, dari RB Leipzig dengan klub menjalin komunikasi aktif dengan yang bersangkutan.
Advertisement
Sebagaimana diketahui, MU dinilai kurang punya kemampuan di sepertiga akhir lapangan, yang menyebabkan mereka terpuruk sepanjang kampanye 2024/2025.
Alhasil guna menghindari masalah serupa terjadi di kompetisi 2025/2026, Manchester United berambisi melakukan perombakan besar-besaran lewat bursa transfer mendatang.
Lini serang jadi salah satu fokus perhatian. MU ingin mencari sosok ideal yang mampu membantu mereka menciptakan peluang sekaligus mencetak gol bagi skuad.
MU Tertarik Rekrut Xavi Simons
Nama Xavi Simons pun sejak beberapa waktu lalu santer dikabarkan masuk dalam radar Manchester United guna mengatasi problem lini serang mereka.
Pesepak bola berusia 21 tahun itu tampil gemilang bersama klubnya RB Leipzig, sehingga jasanya diminati oleh Setan Merah di bawah racikan pelatih Ruben Amorim.
Situs Transfermarkt mencatat Simons sudah bermain dalam 29 pertandingan di semua kompetisi musim ini, meski sempat menepi cukup lama akibat mengalami cedera engkel pada Oktober 2024.
Dari total penampilan tersebut, sebanyak 10 gol dan 6 assists mampu dibukukan oleh pesepak bola asal Belanda bagi RB Leipzig.
MU Sudah Jalin Komunikasi
Manchester United sendiri diklaim cukup serius dalam mewujudkan keinginannya menandatangani Xavi Simons. Hal itu lantaran CaughtOffside mengungkap pihak klub terus menjalin komunikasi dengan penggawa incarannya.
Hanya saja, MU berpotensi menemui masalah dalam prerkrutan Simons sebab dia memiliki banderol mahal yang ditaksir mencapai 80 juta euro.
Belum lagi, Setan Merah juga dihadapkan pada persaingan sengit sebab rival sekotanya Manchester City serta raksasa Bundesliga Bayern Munchen turut diklaim menaruh hati pada gelandang serang asal Belanda.