IHSG Hari Ini 17 April 2025 Dibuka Menguat, Simak Prediksinya

IHSG berpotensi kembali melemah. Hal ini seiring the Federal Reserve (the Fed) isyaratkan tahan suku bunga lebih lama. Ia prediksi, IHSG akan berada di level support 6.200-6.300 dan level resistance 6.450-6.500.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 17 April 2025, 09:18 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi, dibuka menguat 6,96 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.407,02.. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi, dibuka menguat 6,96 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.407,02.

Dikutip dari Antara, Kamis (17/4/2025), sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,97 poin atau 0,14 persen ke posisi 718,22.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Kamis (17/4/2025). IHSG akan berada di posisi 6.510-6.578.

IHSG melemah 0,65 persen ke posisi 6.400 dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan Rabu, 16 April 2025.

Analis  PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pada skenario merah, IHSG diperkirakan sedang berada pada awal wave B sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target terdekat berada di 6.510-6.678.

“Namun, pada skenario hitam (worst case) diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave (v) sehingga masih terdapat potensi koreksi di mana IHSG akan mengarah ke 5.633-5.770,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.148,5.882 dan level resistance 6.510,6.707 pada Kamis pekan ini.

Sementara itu, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi kembali melemah. Hal ini seiring the Federal Reserve (the Fed) isyaratkan tahan suku bunga lebih lama. Ia prediksi, IHSG akan berada di level support 6.200-6.300 dan level resistance 6.450-6.500.

 

Rekomendasi Saham

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Tbk (ADRO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sedangkan Fanny memilih saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT J Resources Tbk (PSAB), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya