Liputan6.com, Sumba - Vitalis Goko Rato (45), warga Kampung Mareda Wuni, Desa Mareda Wuni, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas setelah ditebas dengan parang pada Jumat siang (11/4/2025).
Korban dibacok oleh Yohanis Nani Bata alias Bapa Arva (35), warga Kampung Kadu Mbepa, Desa Mareda Wuni, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Advertisement
Kejadian itu saat keduanya bersama rekan lainnya sedang menggelar pesta miras di rumah Tomas Bora di Kampung Wanno Kalla, Desa Mareda Wuni, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Karena sudah mabuk, korban dan pelaku mulai berdebat. Namun, tiba-tiba pelaku mengambil parang lalu menebas korban di bagian belakang secara berulang kali.
Rekan korban yang saat itu berada di lokasi sempat berusaha melerai, namun pelaku justru menyerang mereka menggunaķan parang.
"Warga lainnya ikut keluar dan hendak melakukan perlawanan, namun pelaku lari," ungkap Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika, Selasa 15 April 2025.
Rumah Terbakar
Rentetan kejadian tersebut mengakibatkan rumah orangtua pelaku terbakar.
"Belum diketahui penyebabnya apakah sengaja dibakar atau terjadi konsleting arus listrik," katanya.
Pihak kepolisian Polres Sumba Barat Daya pun turun ke lokasi dan berjaga-jaga di lokasi untuk menghindari aksi balasan dari keluarga korban.
AKP I Ketut menyebutkan kalau pelaku sudah diamankan guna proses lebih lanjut.
Ia menambahkan penganiayaan hingga korban meninggal ini dipicu kesalahpahaman pelaku dan korban saat mabuk miras.
"Pelaku tersinggung karena ada makan dari korban. Pelaku tersulut emosi dan terjadi pertengkaran mulut hingga terjadi pembacokan," tutupnya.