Kantong UMKM Permudah Pencatatan dan Transaksi Usaha Kecil di Yogyakarta

Di tengah keterbatasan anggaran, kehadiran pihak swasta yang aktif memberikan pelatihan digital sangat membantu mendorong UMKM naik kelas dan lebih terdigitalisasi.

oleh Tim NewsDiperbarui 14 April 2025, 13:45 WIB
Coach Adha sedang memberi penjelasan keuntungan dari aplikasi kasir online Kantong UMKM. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai penggunaan aplikasi kasir digital seperti Kantong UMKM memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha mikro dan kecil, terutama dari sisi keamanan dan kemudahan transaksi.

“Digitalisasi bisa dilaksanakan oleh pelaku UKM, salah satunya menggunakan aplikasi Kantong UMKM. Ini penting sehingga bisa mengurangi atau bahkan meminimalisir transaksi secara tunai. Faktor kemudahan dan keamanan menjadi nilai positif,” ujar Alexius Widhi, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM DIY, saat membuka pelatihan digitalisasi pencatatan keuangan di Hotel Grand Cokro, Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantong UMKM, PT Trans Digital Cemerlang (TDC) sebagai pengembang aplikasi, PT Eastern Global Remittance (EGR) sebagai penyedia layanan pembayaran digital, serta Pemerintah Provinsi Yogyakarta.

Alexius mengakui bahwa di tengah keterbatasan anggaran, kehadiran pihak swasta yang aktif memberikan pelatihan digital sangat membantu mendorong UMKM naik kelas dan lebih terdigitalisasi. Salah satu upaya konkret yang terus didorong pemerintah DIY adalah pemanfaatan QRIS dalam berbagai transaksi di wilayah Yogyakarta.

“Intinya lebih aman. Selain itu, banyak Gen Z hari ini yang mau melakukan pembelian jika disediakan QRIS, karena mereka tidak bawa uang cash. Faktor keamanan dan kemudahan bertransaksi jadi alasan,” tambahnya.

Direktur PT Eastern Global Remittance (EGR), Novianto, menyambut baik kehadiran Kantong UMKM. Ia menyebut digitalisasi sebagai kunci penting dalam transformasi UMKM agar mampu bersaing dan bertumbuh di era digital.

“Aplikasinya sangat bagus, cocok dan mudah digunakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk Gen Z. Aplikasi ini juga menyediakan QRIS, jadi selaras dengan kampanye Pemprov DIY,” katanya.

 

Dorong UMKM Lebih Modern

Cara daftar BRI Merchant. (c) Istimewa

Sementara itu, inisiator aplikasi Kantong UMKM, Adha Wahyudi, mengatakan aplikasi tersebut tidak hanya menyediakan fitur QRIS, tetapi juga produk digital lainnya seperti PPOB, isi ulang pulsa, dan top up layanan digital.

“Kami survei ke enam kompetitor. Fitur PPOB, top up, dan pulsa di aplikasi Kantong UMKM menjadi kelebihan kami yang tidak dimiliki kompetitor lainnya,” ujarnya.

Adha, yang akrab disapa Coach Adha, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang secara gratis dan memiliki berbagai keunggulan: pencatatan keuangan, kasir digital, transfer saldo real-time, multi-user, transaksi cepat kurang dari satu menit, hingga laporan keuangan harian, mingguan, dan bulanan, serta nota pembelian digital.

Ia menambahkan bahwa pembuatan aplikasi Kantong UMKM dilatarbelakangi keinginannya untuk mendorong UMKM menjadi lebih modern dan bankable. Bersama PT TDC, Adha membangun aplikasi ini sebagai bagian dari upaya membentuk ekosistem UMKM yang terhubung dengan teknologi keuangan.

“Pelatihan digitalisasi, termasuk penggunaan aplikasi ini, sudah kami berikan kepada ribuan pelaku usaha di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kota Serang, Jakarta Barat, Bandung, hingga Semarang. Seluruh Jawa akan kami datangi, kami beri pelatihan, kami beri solusi pencatatan keuangan digital berupa aplikasi kasir online Kantong UMKM,” pungkasnya.

Jika Anda ingin versi dengan gaya SEO-friendly atau butuh versi lebih ringkas untuk sosial media atau media internal, saya bisa bantu juga.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya