Liputan6.com, Jakarta Nama Jonathan David kembali menjadi sorotan publik Eropa usai Inter Milan dikabarkan siap menyodorkan kontrak panjang hingga 2030. Striker asal Kanada itu memang tampil impresif bersama Lille, klub Ligue 1 Prancis, sejak bergabung pada 2020. Kariernya berkembang pesat dan menjadikannya salah satu penyerang muda paling komplet di Eropa.
Lahir di Brooklyn, Amerika Serikat, namun tumbuh besar di Kanada, David tak hanya mewakili negara asalnya di panggung internasional. Ia juga mencetak sejarah sebagai pemain Kanada termahal sepanjang masa ketika didatangkan Lille dengan mahar €30 juta. Kini, pemain berusia 25 tahun itu siap melanjutkan petualangan barunya di Italia bersama Inter Milan.
Advertisement
Memiliki kontribusi gol yang konsisten di Ligue 1 dan ajang Eropa, tak heran jika David banyak diincar klub top. Inter bahkan telah melakukan komunikasi intensif dengan agennya dan menyiapkan gaji €5 juta per musim. “Nilai kontrak yang ditawarkan adalah sebesar 5 juta euro per musim. Durasi kontrak yang disiapkan Inter akan mengikat David hingga tahun 2030,” tulis Bola.net.
1. Pemain Kanada Termahal Sepanjang Sejarah
Jonathan David resmi menjadi pemain termahal asal Kanada saat bergabung dengan Lille dari KAA Gent pada Agustus 2020. Biaya transfernya mencapai €30 juta atau sekitar Rp519 miliar, melampaui rekor sebelumnya untuk pemain Kanada lainnya.
Transfer ini tidak hanya memecahkan rekor nasional, tapi juga menunjukkan betapa besar potensi David di mata klub-klub besar Eropa. Lille berani menggelontorkan dana besar karena percaya pada kualitasnya sebagai pencetak gol.
David menjawab ekspektasi tersebut dengan membawa Lille juara Ligue 1 di musim debutnya. Ia mencetak 13 gol, termasuk gol krusial ke gawang PSG di laga tandang, yang menjadi kemenangan pertama Lille di Parc des Princes sejak 1996.
2. Awal Karier di Kanada dan Belgia
Lahir di Brooklyn namun besar di Ottawa, David mengawali karier sepak bolanya di klub-klub lokal seperti Gloucester Dragons dan Ottawa Internationals. Ia dikenal karena kecepatan, kecerdasan bermain, dan insting mencetak golnya sejak muda.
Pada 2018, David menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Gent, klub asal Belgia. Debutnya langsung gemilang, mencetak gol penyelamat di menit akhir saat melawan Zulte Waregem.