Blunder Onana Bikin Manchester United Batal Menang, Begini Sikap Ruben Amorim

Ruben Amorim harus memutuskan apakah akan mempertahankan Onana untuk pertandingan tManchester United lawan Newcastle United sebelum pertandingan leg kedua.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 11 April 2025, 08:00 WIB
Kiper Manchester United asal Kamerun #24, Andre Onana terlihat selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Arsenal di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 9 Maret 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United Ruben Amorim mengaku belum mengambil sikap pada Andre Onana setelah kiper itu melakukan blunder pada laga lawan Lyon pada leg pertama perempat final Liga Europa 2024/2025 di Groupama Stadion, Jumat dini hari WIB (11/4/2025).

Onana mengalami malam yang tidak terlupakan bagi MU, karena ia harus disalahkan atas kedua gol yang mereka terima. Di pertandingan itu, Setan Merah yang sudah unggul akhirnya harus puas bermain imbang 2-2.

Amorim menegaskan bahwa ia memang tidak akan mengatakan apa pun kepada Onana meskipun sudah melakukan dua blunder. Onana bersalah atas tendangan bebas langsung Thiago Almada dan gol penyeimbang Rayan Cherki di menit ke-95.

Namun, pelatih asal Portugal itu harus memutuskan apakah akan mempertahankan Onana untuk pertandingan tandang Liga Primer ke Newcastle United pada hari Minggu sebelum pertandingan leg kedua dengan Lyon pada hari Kamis.

Sejauh ini Onana telah melakukan lebih banyak kesalahan yang berujung pada gol di semua kompetisi dibandingkan kiper Liga Inggris lainnya sejak awal musim lalu.

"Itu bisa terjadi," kata Amorim tentang kesalahan Onana. "Jika Anda bermain sepak bola, Anda memainkan banyak pertandingan, Anda bisa membuat kesalahan. Jika Anda melihat musim ini, saya membuat lebih banyak kesalahan daripada mereka selama pertandingan terakhir dan bulan-bulan terakhir ini. Hal lainnya adalah kami memiliki satu pertandingan lagi untuk mengubah segalanya dan itu seharusnya menjadi fokus kami," katanya.


Dinilai Kiper Teburuk dalam Sejarah Manchester United

Setan Merah keok 0-1 setelah James Maddison merobek gawang Andre Onana di menit ke-13. (AP Photo/Ian Walton)

"Itu wajar saja. Itu bisa terjadi pada pemain mana pun. Tidak ada yang bisa saya katakan kepada Andre saat ini. Yang terpenting adalah bersikap wajar dan kemudian, ketika saatnya tiba, saya akan memilih kesebelasan terbaik untuk bermain. Namun, saya sangat yakin pada Andre."

Sebelumnya, mantan gelandang MU, Nemanja Matic, yang merupakan pemain pengganti yang tidak digunakan Lyon, menyatakan bahwa Onana secara statistik merupakan salah satu kiper terburuk dalam sejarah United. Onana langsung membalas dengan mencemooh lima tahun masa kerja Matic yang tidak meraih trofi di United dalam sebuah unggahan di media sosial.

Lanjut Baca:

"Saya tidak tahu (apakah Matic membuat Onana gelisah), itu bisa terjadi. Hal terbaik adalah melihat gol-golnya, semua tindakan yang dilakukan Andre dalam pertandingan, berbicara dengan (Jorge) Vital dan Craig (Mawson). Ini adalah cara terbaik untuk membantu pemain mana pun. Fokusnya adalah pada permainan, apa yang terjadi, apa yang perlu ditingkatkan, lalu masukkan pemain," lanjut Amorim. "Saya menggunakan menit-menit ini untuk mencoba menenangkan diri, datang ke sini untuk mengatakan hal yang benar. Itu normal. Saya merasa ruang ganti sangat sunyi. Kami bermain imbang di kandang lawan, di Eropa, itu selalu sulit, tetapi tim sedang menderita, kami perlu mengubahnya," ujarnya. "Itu wajar saja. Itu bisa terjadi pada pemain mana pun. Tidak ada yang bisa saya katakan kepada Andre saat ini. Yang terpenting adalah bersikap wajar dan kemudian, ketika saatnya tiba, saya akan memilih kesebelasan terbaik untuk bermain. Namun, saya sangat yakin pada Andre."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya