Buntut Penundaan Tarif Trump, IHSG Dibuka Menguat

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 10 April 2025, 14:25 WIB
IHSG Dibuka MenguatIHSG Dibuka Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menguat hampir lima persen lebih tinggi pada pembukaan 10 April 2025. Penguatan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan penangguhan 90 hari atas tarif timbal balik terhadap mitra dagang. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan jeda penerapan tarif timbal balik nyaris untuk semua negara selama 90 hari atau tiga bulan penuh, kecuali China. Semua negara yang dikenai tarif timbal balik (resiprokal) pada Rabu lalu akan kembali ke tarif universal sebesar 10 persen. Untuk China, Donald Trump mengatakan akan menaikkan tarif impornya dari 104 persen menjadi 125 persen. Hal tersebut buntut keputusan Beijing yang membalas kebijakan Donald Trump dengan kenaikan tarif sebesar 84 persen.
Orang-orang berjalan di Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada 10 April 2025. (BAY ISMOYO/AFP)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menguat hampir lima persen lebih tinggi pada pembukaan 10 April 2025. (BAY ISMOYO/AFP)
Penguatan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan penangguhan 90 hari atas tarif timbal balik terhadap mitra dagang. (BAY ISMOYO/AFP)
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan jeda penerapan tarif timbal balik nyaris untuk semua negara selama 90 hari atau tiga bulan penuh, kecuali China. (BAY ISMOYO/AFP)
Semua negara yang dikenai tarif timbal balik (resiprokal) pada Rabu lalu akan kembali ke tarif universal sebesar 10 persen. (BAY ISMOYO/AFP)
Untuk China, Donald Trump mengatakan akan menaikkan tarif impornya dari 104 persen menjadi 125 persen. (BAY ISMOYO/AFP)
Hal tersebut buntut keputusan Beijing yang membalas kebijakan Donald Trump dengan kenaikan tarif sebesar 84 persen. (BAY ISMOYO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya