Liputan6.com, Pyongyang - Korea Utara pada tanggal 6 April 2025 menyelenggarakan Maraton Internasional Pyongyang pertamanya dalam enam tahun, dengan mengundang pelari asing ke negara tersebut.
Atlet dari Tiongkok, Rumania dan negara-negara lain telah tiba di Korea Utara untuk berpartisipasi dalam acara tersebut, kantor berita negara KCNA dan surat kabar resmi Rodong Sinmun melaporkan pada tanggal 6 April 2025.
Advertisement
Sekitar 200 pelancong memasuki Pyongyang pada tanggal 4 dan 5 April, dan pelari dari luar negeri berlatih di sebuah hotel lokal untuk perlombaan hari Minggu, kata Simon Cockerell, manajer umum di Koryo Tours yang berbasis di Beijing, dalam unggahan Instagram-nya yang memperlihatkan jalan-jalan dan area rekreasi di Pyongyang.
Koryo Tours adalah mitra resmi maraton tersebut, yang membantu proses pendaftaran bagi pengunjung internasional untuk acara tersebut, dikutip dari laman straitstimes, Minggu (6/4/2025).
Negara yang terisolasi itu menutup perbatasannya pada tahun 2020 saat pandemi dimulai, tetapi telah perlahan-lahan mencabut pembatasan sejak tahun 2023. Negara mereka mengizinkan beberapa kelompok wisatawan Rusia masuk ke negara itu, tetapi ibu kotanya tetap ditutup untuk pariwisata reguler.
Menurut Koryo Tours, maraton tersebut merupakan lintasan pulang pergi melalui pusat kota Pyongyang, melewati tempat-tempat bersejarahnya, menuju ke pedesaan di luar pusat kota, dan kembali ke stadion dengan kerumunan 50.000 penduduk setempat.
Pyongyang International Marathon merupakan salah satu acara yang merayakan ulang tahun pemimpin pendiri Kim Il Sung, kakek dari pemimpin saat ini Kim Jong Un, pada tanggal 15 April.