Derby della Madonnina AC Milan vs Inter Milan, Pertempuran Sengit di San Siro!

AC Milan dan Inter Milan akan kembali bentrok dalam Derby della Madonnina yang menegangkan! Saksikan pertarungan sengit dua raksasa sepak bola Italia ini.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 02 April 2025, 19:34 WIB
Pemain Inter Milan, Stefan de Vrij mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang AC Milan dalam laga lanjutan Liga Italia 2024/2025 di San Siro, Milan, Italia, Senin (03/02/2025) WIB. (AFP/Piero Cruciatti)

Liputan6.com, Jakarta - Derby della Madonnina, laga panas antara AC Milan dan Inter Milan, kembali tersaji! Pertandingan semifinal Coppa Italia ini akan kembali digelar di Stadion San Siro, Kamis (3/4/2025), menyuguhkan pertarungan sengit antara dua klub raksasa yang berbasis di Kota Mode tersebut.

Pertandingan ini bukan hanya sekadar laga sepak bola biasa, melainkan pertarungan prestise dan gengsi antara dua klub dengan sejarah panjang dan penuh rivalitas. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina kali ini?

Sejarah Derby Milan sendiri sudah sangat panjang, dimulai sejak tahun 1908 di final Chiasso Cup di Swiss. Sejak bergabungnya kedua tim di liga nasional Italia pada musim 1926/1927, mereka bertemu setidaknya dua kali setiap tahunnya.

Rivalitas ini bahkan melibatkan aspek sosial, dengan Inter yang dulunya diasosiasikan dengan kelas borjuis, sementara AC Milan didukung oleh kelas pekerja. Pertandingan-pertandingan sebelumnya selalu diwarnai dengan duel-duel pemain bintang dan pergantian pemain yang pernah membela kedua klub, menambah bumbu rivalitas yang begitu kental.

Menjelang laga panas ini, Inter Milan harus menghadapi kenyataan pahit. Lautaro Martinez, striker andalan mereka, dipastikan absen karena cedera yang dideritanya saat jeda internasional bulan Maret. Absennya Lautaro tentu menjadi pukulan telak bagi Inter, mengingat kontribusinya yang luar biasa musim ini dengan 18 gol dan 6 assist di semua kompetisi.

"Saya memberikan segalanya untuk berada di lapangan, tapi sayangnya waktu tidak cukup," tulis Lautaro di akun Instagram-nya.

Selain Lautaro, Inter juga kehilangan tiga pemain lainnya, yaitu Mehdi Taremi dan Denzel Dumfries karena cedera, serta Kristjan Asllani yang menjalani skors.


Absennya Lautaro dan Tantangan bagi Inter

Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez mencoba melepaskan tembakan saat ia dijaga oleh bek AC Milan asal Inggris Fikayo Tomori selama pertandingan final Piala Super Italia antara Inter Milan dan AC Milan di Taman Al-Awwal di Riyadh pada 6 Januari 2025.FADEL SENNA / AFP

Absennya Lautaro Martinez jelas akan mempengaruhi strategi Inter Milan. Pelatih Simone Inzaghi dikabarkan tengah menguji duet Joaquin Correa dan Marcus Thuram di lini depan. Kedua pemain ini diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Lautaro dan memberikan ancaman nyata bagi pertahanan AC Milan. Namun, tekanan tetap ada di pundak Correa dan Thuram untuk bisa tampil maksimal dan membawa Inter meraih kemenangan.

Lanjut Baca:

AC Milan, di sisi lain, tentu akan memanfaatkan situasi ini. Mereka akan berupaya untuk menekan Inter sejak menit awal dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi AC Milan untuk meraih kemenangan dan membalas kekalahan-kekalahan sebelumnya. Namun, Inter juga bukanlah tim yang mudah dikalahkan, mereka akan berjuang habis-habisan untuk meraih hasil positif. Meskipun Inter kehilangan beberapa pemain kunci, mereka tetap memiliki skuad yang solid dan berpotensi untuk memberikan perlawanan sengit. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat dan penuh drama, mengingat rivalitas yang sudah terjalin lama antara kedua tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya